Thursday, 24 January 2019

YLKI Bakal Uji Materil Terkait DP Nol Kredit Mobil dan Motor

YLKI Bakal Uji Materil Terkait DP Nol Kredit Mobil dan Motor

Foto: YLKI menilai Kemenag lemah dalam pengawasan biro umroh. (Iqlima/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membatalkan Peraturan OJK (POJK) No. 35/2018 tentang kredit nol persen untuk mobil dan sepeda motor. 

“POJK No. 35/2018 wajib dibatalkan, dengan beberapa catatan kritis,” kata Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi melalui keterangan tertulisnya, Senin (14/1).

Pertama, terkait adanya syarat khusus untuk mendapatkan down payment (uang muka) nol persen, sebagaimana klaim Humas OJK, bahwa syarat khusus tersebut praktiknya sangat mudah dimanipulasi. Terbukti, selama ini syarat uang muka 30 persen untuk kredit mobil/sepeda motor juga dengan mudah dimanipulasi.

“Akibatnya kredit sepeda motor tanpa uang muka pun berjalan terus, lancar tanpa kendala. Jadi adanya syarat khusus untuk uang muka nol persen oleh OJK potensi pelanggarannya sangat besar, sebagaimana ketentuan uang muka 30 persen,” papar Tulus.

Kedua, uang muka nol persen hanya layak diberikan untuk kredit kendaraan untuk angkutan umum, bukan kendaraan pribadi.

“Selama ini justru kredit untuk kendaraan umum malah dengan syarat yang memberatkan perusahaan angkutan umum, baik swasta dan atau BUMN/BUMD,” ujar Tulus.

Selain itu, lanjut Tulus, uang muka nol persen hanya layak diberikan untuk kendaraan bermotor yang ramah lingkungan, seperti mobil/sepeda motor listrik. Bukan kendaraan bermotor yang berbasis energi fosil. Apalagi praktiknya kendaraan bermotor di Indonesia masih dominan menggunakan BBM jenis premium, yang sangat buruk dampaknya terhadap lingkungan.

“POJK No.35/2018 akan mendistribusi polusi udara, bahkan polusi suara, yang lebih masif; bukan hanya di ranah perkotaan tetapi juga ranah perdesaan,” tukas Tulus.

Keempat, uang muka nol persen akan memicu kemiskinan baru di rumah tangga miskin. Terbukti, sejak booming 10 tahun terakhir kredit sepeda motor, rumah tangga miskin yang terjerat iming-iming kredit sepeda motor murah, sangat masif.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)