Monday, 18 February 2019

Pemilu 2019 Rentan Manipulasi Data Suara

Pemilu 2019 Rentan Manipulasi Data Suara

Jakarta, Swamedium.com — Serangan siber diperkirakan akan muncul kembali pada Pemilihan Umum 2019 untuk memanipulasi data perolehan suara.

Territory Channel Manager SEA Kaspersky Lab, Dony Koesmandarin mengungkapkan, peretas biasanya akan mengincar segala sesuatu yang sedang menjadi pusat perhatian.

“Karena tujuan mereka sekarang bukan untuk mencari nama melainkan mencari pembuktian seberapa besar kerusakan yang mereka akibatkan,” kata dia di Jakarta, Kamis (7/2).

Dony mengatakan, melihat pola serangan sebelumnya, peretas biasanya akan memainkan angka dan memanipulasi data-data.

Bentuk serangannya beragam, misalnya serangan langsung dengan membuat server sibuk sehingga tidak bisa diakses. Ketika mereka mendapat akses data, mereka akan mengubahnya sehingga data menjadi tidak valid.

Motif mereka melakukan serangan pun banyak, ada yang bermuatan ekonomi karena mereka akan mendapat keuntungan setelah meretas, ada juga yang menjadikannya ajang pamer kemampuan.

“Apapun motifnya, target mereka adalah mengubah data,” imbuh Dony. Peretas juga mungkin menyerang agar server down agar data tidak bisa diakses.

Dony mengatakan, target serangan mereka bisa siapa saja, Komisi Pemilihan Umum (KPU), lembaga hitung cepat, dan pihak-pihak terkait yang berkepentingan.

Serangan tersebut bisa berasal dari mana saja, baik dari dalam Indonesia maupun dari luar negeri. Karena medium internet tidak mengenal waktu dan tempat.

Sumber: Indonesiainside

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)