Wednesday, 20 March 2019

Publik Harus Tahu, 4 Hoax Menyerang Sandiaga dan Faktanya

Publik Harus Tahu, 4 Hoax Menyerang Sandiaga dan Faktanya

Jakarta, Swamedium.com – Seiring dengan euphoria warga masyarakat terhadap satu-satunya Generasi Muda yang bertarung di Pilpres 2019 yaitu Sandiaga Uno semakin meningkat, maka badai serangan hoax, fitnah dan pembunuhan karakter pun semakin digencarkan terhadap Cawapres yang sangat disukai Emak-Emak itu.

Kenapa Sandi yang jadi target utama untuk dihajar dan bukannya Prabowo? Karena elektabiliitas Prabowo – Sandi terus meroket juga tak lepas dari peran Sandi yang rajin berkeliling Indonesia menyapa rakyat setiap hari.

Berikut ini 4 serangan hoax, fitnah, pembunuhan karakter dan operasi jahat diframing sebagai “penebar hoax” terhadap Sandi yang dilakukan oleh para pendukung paslon Petahana dan para buzzernya.

Empat fitnah tersebut adalah tentang pertemuan Sandi dengan Drijon Sihotang, Ibu Imas Siti Masitoh, Ilyas Daeng Ila dan Muhammad Subkhan.

1. Drijon Sihotang

Serangan ini dilancarkan oleh para buzzer penjahat Medsos usai Sandi berkampanye di Pasar Kota Pinang, Sumut, Selasa (11/12/2018).

Saat itu Sandi sempat mendapat penolakan lewat poster di salah satu lapak pedagang dan pemasang ya adalah seorang pendukung Jokowi yang bernama Drijon Sihotang.

Sandi kemudian memanggil Drijon dan memperlakukannya dengan sangat ramah.

Video itupun menuai simpati deras masyarakat terhadap kesabaran dan ketulusan hati seorang Sandi.

Namun kemudian pihak haters menebar hoax dan fitnah bahwa kejadian itu adalah rekayasa tim Prabowo-Sandiaga sedang playing victim.

Drijon sendiri membantah keras fitnah tersebut dan menantang para penuduhnya untuk menemuinya langsung.

Setelah ramai potongan video, kemudian para pendukung dan buzzer paslon petahana itu memunculkan dan memviralkan tagar ‘Sandiwara Uno’.

Tagar itu sebagai kelanjutan dari fitnah mereka bahwa spanduk ‘Sandiaga Pulanglah’ yang dipasang oleh Drijon adalah rekayasa.

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)