Tuesday, 19 March 2019

Kisah Sukses Prabowo Membawa Tim Polo Sport Indonesia ke Dunia Internasional

Kisah Sukses Prabowo Membawa Tim Polo Sport Indonesia ke Dunia Internasional

Hambalang, Swamedium.com — Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memang terkenal sebagai tokoh nasional yang mencintai olahraga berkuda. Namun siapa sangka, di balik hobinya tersebut, ada kisah sukses yang pernah ditorehkan oleh mantan Danjen Kopassus tersebut.

Prabowo Subianto saat diwawancarai awak media beberapa waktu lalu. Kepada awak media, tepatnya ketika dia mengundang pewarta untuk berbincang santai di kediamannya, Hambalang, Bogor, Selasa (5/2) malam, dirinya menceritakan kebahagiaanya berhasil membuat nama Indonesia harum dalam kancah polo sport Internasional.

Prestasi ini mungkin bisa dibilang cukup ciamik. Bukan tanpa alasan, dalam dunia internasional, Indonesia memang dianggap kurang dikenal sebagai negara yang hebat dalam olahraga berkuda. Namun, melalui tangan dingin Prabowo, dirinya berhasil membantah stigma buruk dari dunia internasional.

Prabowo bercerita awal kisah suksesnya membawa tim polo sport Indonesia ke dunia internasional. Itu bermula dari kegemarannya berolahraga berkuda pada tim Batavia Polo Club di lapangan Banten, Jakarta, beberapa puluhan tahun silam. Waktu dahulu, olahraga ini banyak dilakukan oleh kalangan ningrat dan raja.

Seiring berjalannya waktu, tepatnya saat Batavia Polo Club tengah dipenghujung kebangkrutan. Dia mulai terbesit ide untuk mengakuisisi saham dari grup polo sport tersebut. Tujuannya Prabowo, dirinya akan mengembangkan sendiri polo sport ala Indonesia.

“Mereka kewalahan dan hutang banyak. Akhirnya polo club ini dijual. Waktu itu saya ada uang dikit, yaudah beli deh. Hutang saya selesaikan dan saya ganti nama. Nggak ada batavia itu nama belanda, kita nama Jakarta saya ubah namanya Nusantara Polo Club,” tuturnya.

Melalui Nusantara Polo Club tersebut, dia mulai mengubah stigma olahraga berkuda. Dia berkomitmen, tidak menarik kalangan ningrat untuk bisa masuk ke dalam tim bentukannya tersebut. Akan tetapi, dirinya malah menunjuk anak petani untuk dididik untuk berkontestasi dalam pacuan kuda internasional.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)