Tuesday, 19 March 2019

Berbohong atau Kalah

Berbohong atau Kalah

Ilustrasi (watyutink.com)

Oleh: Gigin Praginanto*

Jakarta, Swamedium.com — Politik di Indonesia sungguh luar biasa. Dalam perdebatan paling prestisius sekalipun, yang melibatkan dua Capres RI, data tidak akurat berhamburan. Data dari BPS, Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), dan Ombudsman diabaikan.

Memang menyedihkan, sebab data yang akurat adalah fondasi bagi penyusunan APBN, program pembangunan, dan kebijakan pemerintah di hampir semua bidang. Dengan kata lain, pengabaian terhadap akurasi data sama saja dengan mengelola negara sambil menutup mata. Kebijakan dan program pembangunan dibuat berdasarkan spekulasi atau insting belaka.

Bisa jadi, hal inilah yang menyebabkan berbagai proyek super mahal setelah rampung dihadapkan pada dua pilihan: disubsidi atau mati. Di antaranya adalah proyek kereta ringan LRT Palembang, kereta api Bandara Cengkareng, jalan tol Trans Jawa, dan Bandara Kertajati yang juga terbesar kedua di Indonesia. Keempatnya di bawah tekanan keuangan yang berat karena biaya operasional jauh lebih tinggi dari pendapatan.

Masalah ini tentu tak akan muncul bila para pemangku kepentingan dilibatkan dalam perencanaan dan proses pembangunan. Pemerintah tampaknya asyik dengan perhitungannya sendiri, yang berbeda bahkan bertolak belakang dengan milik para pemangku kepentingan.

LRT Palembang yang pembangunannya menelan Rp10 triliun, kini membutuhkan subsidi sekitar Rp9 miliar per bulan.

Ini karena biaya operasionalnya sangat fantastis, yaitu Rp10 miliar per bulan, sedangkan penghasilannya hanya Rp1 miliar.

Tak jelas kapan LRT ini bisa beroperasi normal karena kota Palembang hanya berpenduduk 1,5 juta jiwa dan tak didera kemacetan.

Kereta api mewah Bandara Cengkareng, yang pembangunannya menelan lebih dari Rp5 trilun, tak kalah parah. Hanya sekitar 5 sampai 10 penumpang dalam setiap perjalanan. Inilah mengapa presiden Jokowi telah meminta Gubernur DKI, Anies Baswedan, untuk memberi subsidi.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)