Tuesday, 19 March 2019

Dusta Capres 01: ‘Hanya Takut kepada Allah SWT’

Dusta Capres 01: ‘Hanya Takut kepada Allah SWT’

Oleh: Nasrudin Joha*

Jakarta, Swamedium.com — Jokowi, dalam debat Pilpres menyebut hanya takut kepada Allah SWT. Ungkapan ini, di sosmed digunakan para pendukungnya dengan menyebutnya berulang kali ungkapan ‘Jokowi hanya takut kepada Allah SWT’ untuk bertahan dari serangan kebohongan-kebohongan Jokowi.

Sebagaimana diketahui, Jokowi telah dinobatkan oleh netizen sebagai Bapak Hoax Nasional Indonesia. Hal mana, diberikan karena banyaknya data hoax yang disampaikan pada debat Pilpres kedua. Pengukuhannya, dipimpin langsung oleh Nasrudin Joha.

Meski terlihat trengginas, lancar menjawab pertanyaan, ternyata Jokowi terjebak pada adagium ‘Kecebong’. Yakni, Keterangan Cepat Tapi Boong. Bahkan, ada sejumlah netizen menganalisis gelagat aneh, berupa penampakan alat tertentu yang dipegang Jokowi. Dalam beberapa foto screenshot, Jokowi terlihat seperti mendengarkan informasi tertentu dari pihak tertentu.

Sekarang saya mau fokus, benarkah Jokowi hanya takut kepada Allah SWT ? Mari kita cek. Jangan-jangan, pernyataan ini juga hoax.

Saat Jokowi membatalkan Machfud MD sebagai Cawapresnya, Jokowi menyatakan ada banyak tekanan partai sehingga Dia ‘tidak berdaya’ melawan tekanan itu. Di injury time, Machfud justru disingkirkan. Hanya di PHP oleh Jokowi, padahal Machfud sudah jahit baju dan sampai saat ini baju itu masih dititipkan kepada pihak istana.

Artinya, Jokowi tak memiliki independensi, mudah diintervensi, tdk berdaya melawan partai. Ungkapan ‘Jokowi hanya takut kepada Allah SWT’ hanyalah hoax belaka. Sebab, jika Jokowi takut kepada Allah swt, mustahil dia berani mengkhianati Machdudz MD, yang sebelumnya dijanjikan sebagai cawapres. Padahal, Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk memenuhi akad (janji).

Saat Jokowi mengutus Yusril untuk membebaskan Ust. Abu Bakar Ba’asyir, dia juga akhirnya membatalkan karena di intervensi bawahan (Wiranto). Jika dia (baca: Jokowi) hanya takut kepada Allah SWT, tentulah dirinya tidak akan membatalkan rencana membebaskan Ust Abu Bakar Ba’asyir, seorang pengemban dakwah korban fitnah dan tuduhan narasi perang melawan terorisme.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)