Tuesday, 19 March 2019

Patut Diketahui, 13 Program Prabowo-Sandi di Bidang Kesehatan

Patut Diketahui, 13 Program Prabowo-Sandi di Bidang Kesehatan

Jakarta, Swamedium.com — Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Gamal Albinsaid memaparkan, ada 13 program yang menjadi fokus pasangan capres-cawapres nomor urut 02 dalam bidang kesehatan.

Program pertama yakni memastikan tidak ada lagi anak yang mengidap penyakit stunting. Demi memenuhi kebutuhan gizi seimbang, Prabowo-Sandi meluncurkan program Germas (gerakan emas) yaitu memberikan susu kepada anak-anak dan emak-emak khususnya yang menyusui.

“Kedua, menurunkan dan bahkan menghapuskan bea masuk sejumlah alat kesehatan yang masih belum mampu diproduksi di dalam negeri melalui perubahan kategori dari barang mewah,” kata Gamal usai Diskusi Rabu Biru di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/3).

Program ketiga, menurut Gamal, Prabowo-Sandi akan memperkuat program gerakan masyarakat hidup sehat untuk mencegah penyakit, baik penyakit menular seperti TB dan HIV, serta penyakit tidak menular seperti jantung dan stroke.

Program keempat, Prabowo-Sandi akan meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, adil, dan merata melalui peningkatan sarana dan prasarana serta meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan.

“Kelima yaitu memperjuangan kemandirian industri obat dan vaksin nasional secara bertahap untuk mewujudkan harga obat yang terjangkau dan berbiaya murah serta vaksin yang halal untuk masyarakat,” ujar Gamal.

Keenam, Prabowo-Sandi, juga akan memastikan ketersediaan obat dan Penggunaan Obat Rasional (POR) di fasilitas pelayanan kesehatan baik di rumah sakit maupun di puskesmas.

Program ketujuh, Prabowo-Sandi akan memperkuat sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan memperjuangkan seluruh penduduk memiliki jaminan kesehatan (universal health coverage).

“Yang kedelapan, Prabowo-Sandi akan memperbaiki tata kelola badan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS) Kesehatan untuk mencegah defisit dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan memprioritaskan upaya promotif dan preventif, dan perumusan kebijakan BPJS yang lebih pro-rakyat, pro-tenaga kesehatan, pro-fasilitas kesehatan dan pro-pengadaan farmasi,” ujar Gamal.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)