Saturday, 20 April 2019

Wow! KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Ruang Kerja Menag

Wow! KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Ruang Kerja Menag

Juru bicara KPK, Febri Diansyah

Jakarta, Swamedium.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah dalam pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat saat menggeledah ruang kerja Kantor Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, di Jakarta, Senin (18/3).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan bahwa penyidik masih menghitung jumlah uang yang disita.

“Disita dari ruangan Menteri Agama sejumlah uang dalam pecahan rupiah dan dolar dengan nilai seratusan juta rupiah, tapi detilnya tentu akan di-update lebih lanjut,” kata Febri di kantor KPK.

Uang itu disita, katanya, karena diduga berkaitan dengan kasus dugaan jual-beli jabatan di Kementerian Agama yang menjerat Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy. Tim penyidik KPK juga menggeledah ruang kerja Sekjen Kemag Nur Kholis Setiawan dan ruang Kepala Biro Kepegawaian.

Selain uang tunai, dari penggeledahan di sejumlah ruangan di Kemenag ini, KPK juga menyita sejumlah dokumen penting yang berkaitan dengan perkara ini. Salah satunya soal proses seleksi di lingkungan Kementerian Agama dan dokumen terkait hukuman disiplin terhadap Kanwil Jawa Timur, Haris Hasanuddin, yang telah menyandang status tersangka kasus ini.

“Di Kementerian Agama diamankan sejumlah dokumen terkait proses seleksi kepegawaian baik bagaimana tahapannya dan juga hasil seleksi dari kepegawaian tersebut. Kemudian diamankan juga dokumen-dokumen terkait hukuman disiplin yang diberikan pada salah satu tersangka HRS (Haris Hasanuddin) yang kemudian dipilih sebagai Kakanwil di Jawa Timur,” kata Febri.

KPK juga menggeledah sejumlah ruangan di kantor pusat PPP, di antaranya ruang kerja Romahurmuziy, ruangan Bendahara dan Administrasi DPP PPP.

Dari penggeledahan sejumlah ruangan di kantor PPP ini, tim penyidik menyita sejumlah dokumen berkaitan posisi Romahurmuziy di DPP PPP. Uang dan sejumlah dokumen yang disita di Kementerian Agama maupun Kantor DPP PPP bakal dipelajari.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)