Saturday, 20 April 2019

Konsep Diin, Bukan Sebatas Kepercayaan

Konsep Diin, Bukan Sebatas Kepercayaan

Foto: Sekolah Pemikiran Islam Natsir Bandung gelar kelas perdana angkatan-2017. (Nadya/jurnalis warga)

Bandung, Swamedium.com — Menempati ruangan yang berbeda di Gedung PPPTK IPA di bilangan Dago, Bandung, perkuliahan dari Sekolah Pemikiran Islam (SPI) kembali digelar di Ruang Pluto. Sebagai topik dari pertemuan ketujuh, konsep diin dibahas secara sistematis pada Kamis (4/4/2019) malam.

Berbeda dengan kepercayaan, Islam yang merupakan diin memiliki pengertian yang lebih kompleks.

“Diin dalam Bahasa Arab berasal dari kata daana yang memiliki banyak pengertian di antaranya keberhutangan, penyerahan diri, kekuatan hukum, dan kecenderungan alamiah,” ungkap Dr. Wendi Zarman yang merupakan yang merupakan Direktur dari Institut Pemikiran dan Pembangunan Insan (PIMPIN) sebagai pemateri perkuliahan tersebut.

“Keempat makna tersebut dapat dijadikan formulasi untuk memahami apa itu agama,” tambahnya yang mengacu pada teori yang dikemukakan Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas.

Sebelum membahas mengenai konsep diin, pertemuan didahului dengan pembahasan singkat mengenai konsep pluralisme serta konsep sekluarisme yang merupakan deviasi dari konsep diin.

Kemudian seperti biasanya diakhiri dengan sesi diskusi antara peserta dan pemateri.

“Perkuliahan kali ini sangat menguras otak dan menampar batin,” komentar Wulan Nuriandari seorang peserta SPI sekaligus mahasiswi Jurusan Keuangan Syariah Politeknik Negeri Bandung.

“Bagaimana tidak? Saat perkuliahan berlangsung kita selalu mengharapkan hal yang masih berbau materialistis dibandingkan kebahagiaan hakiki yakni dicintai dan diridhai Allah s.w.t.” tambahnya ketika dimintai poin yang dianggapnya paling penting.

Materi yang disampaikan mengajak peserta untuk mengingat konsep dasar dari diin atau beragama agar terhindar dari penyimpangan-penyimpangan yang menjadi tantangan agama masa kini. (Iffa Risfayanti/jurnalis warga)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)