Tuesday, 18 February 2020

Menengok Desa Terindah di Dunia, Nagari Pariangan Tanah Datar

Menengok  Desa Terindah di Dunia, Nagari Pariangan Tanah Datar

Untuk keperluan itu, tiga unit rumah gadang dibuka secara gratis sebagai penginapan. Setiap rumah gadang bisa menampung sedikitnya 40 orang.

Atraksi budaya yang khas ialah kebiasaan ziarah dan berzikir yang dilakukan penduduk Nagari seusai ibadah puasa di bulan Syawal. Tradisi setelah enam hari puasa yang dimulai sejak tanggal 2 Syawal itu dilakukan setiap hari Kamis.

Menurut keyakinan warga setempat, penetapan hari Kamis, karena pada saat itulah arwah para pendahulu bisa berkesempatan datang ke tengah- tengah masyarakat Nagari Pariangan.
Beragam obyek lain seperti delapan buah batu sandar yang terdapat di dalam kompleks Kuburan Panjang Datuak Tantejo Gurhano adalah peninggalan sejarah yang mengagumkan. Batu-batu sandar itu menjadi tempat duduk tetua adat masing- masing delapan suku untuk bermusyawarah.
Karena itulah dikenal juga sebagai Medan Nan Bapaneh atau tempat bermusyawarah.

Tokoh adat Nagari Tuo Pariangan, Aswardi Sutan Tumangguang, mengatakan, delapan suku yang sejak awal menghuni Nagari Tuo Pariangan adalah Dalimo, Sikumbang, Koto, Dalimo Panjang, Dalimo Singkek, Pisang, Melayu, dan Piliang.

”Saat ini suku Sikumbang sudah tidak di sini karena pindah ke daerah lain,” kata Aswardi.

Di sini terdapat kuburan Panjang Datuak Tantejo Gurhano yang berukuran 25,5 meter x 7 meter. Panjang Datuak tokoh pembuat Balairung Sari Tabek di Nagari Tabek, Kecamatan Pariangan. Balairung itu merupakan tempat bermusyawarah utama yang terbuat dari kayu dan atap ijuk dengan waktu pembuatan sekitar 450 tahun lalu.

Adapun kompleks Kuburan Panjang Datuak Tantejo Gurhano yang kini sudah ditetapkan sebagai situs cagar budaya oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Batusangkar berada di atas lahan seluas 629 meter persegi. Hampir mirip dengan berbagai kisah di beberapa lokasi kuburan kuno di Indonesia, warga setempat percaya hasil pengukuran panjang kuburan pada waktu berbeda tidak akan pernah sama.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.