Thursday, 17 October 2019

Muslim di Kota Quebec Menjadi Korban Teroris

Muslim di Kota Quebec Menjadi Korban Teroris

Quebec, swamedium.com – Enam orang mati syahid setelah seorang penembak meneror sebuah masjid di Kota Quebec, Kanada, pada Ahad (29/1) malam waktu setempat.

Pada malam itu, keenam korban tewas, belasan korban luka, dan sejumlah orang yang lainnya sedang melaksanakan ibadah salat berjemaah di masjid yang menjadi pusat kebudayaan Islam itu. Setelah itu, pelaku mulai menembaki mereka.

Melalui akun Twitter, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, turut berdukacita atas penyerangan secara pengecut di masjid tersebut. Bahkan, dalam pernyataan di situs web resmi keperdanamenterian, Justin mengutuk serangan teroris terhadap Muslimin.

Berbagai pidana kebencian terhadap umat Islam Kanada kerap terjadi di seluruh Kanada beberapa tahun terakhir ini. Pada tahun lalu, di tempat yang sama, masjid lokasi penembakan itu, teroris berulah. Peneror meninggalkan sepotong kepala babi dengan catatan “Selamat menikmati” di depan pintu masjid.

Dewan Nasional Muslimin Kanada (the National Council of Canadian Muslims, NCCM) menanggapi kekejaman teror Ahad (29/1). “Kami bangga atas dukungan yang luar biasa dari sesama warga Kanada saat krisis yang mendalam. Kita harus bersatu bersama-sama melawan kekuatan pemecah belah yang berusaha membahayakan masyarakat kita,” ungkap Ihsaan Gardee, Direktur Eksekutif NCCM.

Wali Kota Quebec, Regis Labeaume, menjamin keamanan dengan melakukan penjagaan di Kota Quebec pada Senin (30/1) malam. Regis akan melakukan pertemuan pada Selasa (31/1) untuk mendiskusikan langkah-langkah berikutnya, termasuk langkah pengamanan tambahan untuk komunitas Muslim. (ais)

Keterangan gambar: Bendera Kanada berkibar setengah tiang di atas Peace Tower di kompleks Parliament Hill pada Senin (30/1) dalam rangka menghormati para korban penembakan di sebuah masjid di Kota Quebec. (Sumber gambar: Canadian Press/Adrian Wyld)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.