Thursday, 21 November 2019

Trump Larang Muslim Indikasikan Diskriminatif

Trump Larang Muslim Indikasikan Diskriminatif

Foto: Presiden AS Donald Trump. (ist)

Washington, Swamedium.com – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald John Trump, telah menetapkan aturan eksekutif berupa pembatasan masa tinggal di AS bagi para pengungsi dari tujuh negara Muslim pada Jumat (27/1).

Aturan itu membatasi warga dari Suriah, Irak, Iran, Yaman, Somalia, Sudan, dan Libya tinggal di AS selama 90 hari sejak penandatanganannya pada 27 Januari 2017. Bahkan, aturan itu pun berlaku bagi warga yang berkewarganegaraan ganda (salah satunya dari ketujuh negara tersebut).

Trump berkilah bahwa sistem pemeriksaan ekstremnya itu akan melindungi AS dari para teroris Islam radikal. Isu terorisme dijadikan alasan pembenaran aturan.

Kategori visa tertentu, seperti bagi para diplomat, merupakan kekecualian. Begitu pula terhadap mereka yang telah dinyatakan sebagai warga negara AS yang sah, yang diketahui sebagai pemegang kartu hijau, yang bepergian ke luar AS.

Kepala Departemen Keamanan Tanah Air AS, John Kelly, menyatakan bahwa para pemegang kartu hijau sebagai warga negara AS yang sah tidak akan dilarang kembali memasuki AS dari luar negeri. Padahal, kartu hijau itu tidak disebutkan secara eksplisit di dalam aturan eksekutif itu. Jadi, tidak ada jaminan pasti bahwa pemegang kartu hijau tidak terkena dampak larangan tersebut.

Larangan itu tentu memengaruhi program AS bagi para pengungsi Suriah. Pada 2016, sebanyak 12.486 warga Suriah mengungsi ke AS.

Aturan eksekutif itu bersifat mengikat secara hukum; tertulis di dalam buku pencatatan federal, sebuah catatan harian yang memuat seluruh regulasi, proposal, dan pernyataan publik federal.

Akan tetapi, aturan eksekutif itu pun dapat ditinjau kembali secara hukum, bahkan menurut Harian the New York Times, Larangan terhadap Muslim itu ilegal. Hal itu berdasarkan pada Undang-Undang Imigrasi dan Nasionalistis tahun 1965 yang melarang segala bentuk diskriminasi terhadap imigran karena latar belakang kebangsaan aslinya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.