Sunday, 20 October 2019

Hikmah Dibalik Kesulitan Hidup, Belajarlah dari Kupu-Kupu

Hikmah Dibalik Kesulitan Hidup, Belajarlah dari Kupu-Kupu

Jakarta, Swamedium.com– Dalam buku “Healing Body and Soul” yang ditulis Amira Ayad ada cerita yang cukup inspiratif tentang seekor kupu-kupu. Ceritanya kira-kira begini: Suatu ketika seorang pria yang sedang duduk berlindung di bawah sebuah pohon melihat sebuah kepompong yang menggantung di salah satu ranting pohon itu. Tampak olehnya dari kepompong itu ada sebuah lobang kecil dan kupu-kupu yang berusaha keluar dari dalamnya.Sudah cukup lama kupu-kupu itu berjuang untuk bisa keluar melalui lobang kecil dengan badan kupu-kupu yang lebih besar dari lobang kepompongnya. Karena merasa kasihan sang pemuda kemudian mengambil pisau yang dibawanya dan membuat lobang yang lebih besar. Kupu-kupu lalu dengan mudah cepat keluar.

Tetapi, “apa yang dilihat pemuda itu?”. Badan kupu -kupu itu kelihatan lemah, dan sayapnya lisut atau tidak mengembang. Cukup lama juga diperhatikannya kupu-kupu yang dibantunya keluar dari kepompong itu. Dia berharap kupu-kupu akan merentangkan sayapnya yang cantik dan terbang dari satu bunga ke bunga lain. Namun, "apa yang terjadi?" Ternyata tidak, kupu-kupu hanya bisa merayap di tanah, tidak pernah dapat terbang.

Nah, di balik niat baik, dan kemurahan hati pemuda ini, yang tidak diketahuinya adalah bahwa lubang kepompong yang sempit, yang membuat kupu-kupu perlu perjuangan keras, dan waktu yang cukup lama agar bisa keluar dari lobang itu, adalah cara yang sudah dirancang oleh Allah agar cairan dalam tubuh kupu-kupu itu mengalir ke dalam sayapnya, waktu kupu-kupu itu berusaha keluar, sehingga sayapnya dapat mengembang dan segera terbang setelah keluar dari kepompongnya.

Lalu, belajar dari kupu-kupu itu, adanya kesulitan, masalah, kendala, musibah dalam hidup sebenarnya membawa hikmah untuk kita. Semua menjadi ujian, tantangan, dan pelajaran kehidupan bagi manusia, agar manusia menjadi lebih kuat dan bijak. Usaha keras, perjuangan adalah bagian kehidupan yang kita butuhkan. Jika Allah selalu memberikan kita kehidupan yang serba mudah dan tanpa kendala, kita juga akan lemah dan lumpuh. Ingat cerita ikan salmon yang sebagian besar mati dalam kolam besar air laut setelah ditangkap nelayan, tetapi ketika beberapa ikan hiu kecil dimasukan ke dalam kolam itu, sebagian besar ikan salmon itu tetap hidup sampai ke tempat penampungan.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.