Thursday, 17 October 2019

Selasa 7 Februari, Habib Rizieq Akan Menghadiri Dua Persidangan?

Selasa 7 Februari, Habib Rizieq Akan Menghadiri Dua Persidangan?

Jakarta, swamedium.com – Habib Rizieq Shihab (HRS) yang sudah dijadwalkan akan menjadi saksi ahli dalam sidang dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok pada Selasa esok (7/2) ternyata juga dipanggil untuk dihadapkan sebagai tersangka di Mapolda Jawa Barat, pada hari yang sama.

Informasi tentang jadwal kehadiran sebagai saksi ahli tersebut didapat dari kuasa hukum Ahok, Humphrey Djemat.

“Dia (HRS) dalam berkas sudah dibuat berita acaranya sebagai ahli agama yang direkomendasikan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia),” kata Humphrey saat ditemui awak media di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017).

Kuasa hukum HRS pun menyampaikan hal yang sama, “Habib Rizeiq mau menjadi saksi perkara Ahok minggu depan (Selasa 7 Februari 2017),” kata Kapitra Ampera.

Pada kesempatan lain, Kombes Pol Yusri Yunus,  Kabid Humas Pola Jabar, dalam wawancara lewat telepon dengan salah satu stasiun televisi swasta pada Jumat (3/2) mengungkapkan bahwa HRS sudah dijadwalkan untuk datang ke Mapolda Jawa Barat pada hari Selasa, 7 Februari 2017, dengan kapasitasnya sebagai tersangka pada kasus pelecehan lambang negara yang dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri.

“Memang betul, kita sudah layangkan ya, sejak dua hari yang lalu, panggilan pertama untuk  Rizeq Shihab untuk kita minta diperiksa sebagai status tersangka ya, untuk mendapat Berita Acara Pemeriksaan ” jelas Yusri.

Saat ditanya tentang fokus pemeriksaan, Yusri menyampaikan bahwa persangkaan terhadap HRS adalah pasal 154a KUHP tentang penodaan Pancasila dan lambang negara dan juga pasal 320 KUHP tentang pencemaran nama baik.

Yusri  juga berharap agar HRS datang hanya dengan pengacaranya saja tanpa membawa massa.  Kalaupun hendak membawa massa, diharapkan melaporkan terlebih dahulu tiga hari sebelum kegiatan, demikian Yusri. (*/be)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.