Jumat, 05 Juni 2020

Hidup Secara Sederhana

Hidup Secara Sederhana

Jakarta, Swamedium.com – Agama Islam telah mengajarkan kita agar hidup sederhana. Karena dengan hidup sederhana, kita akan selalu merasa cukup, bahagia dan rasa syukur Kepada Allah SWT. Sebaliknya Allah melarang kita untuk hidup bermewah-mewahan dan berbuat boros.

Allah Ta’ala berfirman:
“bermegah-megahan telah melalaikan kamu”.(QS.AT Takatsur :1)

”Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros, Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS.Al Israa :26-27)

Allah Ta’ala telah menyebutkan bahwa orang-orang yang boros dan suka menghamburkan harta pribadi dan golongan secara berlebihan di cap oleh Allah sebagai “Saudara setan”. Mengapa? Ini karena biasanya orang yang berlaku boros akan berbuat dzalim.

Meski mempunyai penghasilan yang besar, karena mempunyai sifat boros, akan menimbulkan efek dalam diri yaitu akan selalu merasa kurang, merasa tak cukup dan merasa tak puas. Dan hasil dari rasa kurang itu dia akan mencuri, merampok, korupsi dan sebagainya untuk membiayai gaya hidupnya yang boros itu.
Tak heran jika ada pejabat yang berbuat korupsi, karena mempunyai sifat boros dan selalu merasa kurang.
Sebaliknya, ada seorang pekerja biasa yang jujur yang berkata: “Besar kecil gaji itu relatif. Kalau kita makan di restoran hotel, seminggu juga sudah habis. Tapi kalau sekedar makan nasi kecap dengan lauk tempe, 2 bulan juga masih cukup”. Jadi hiduplah sederhana.

Bersikap Zuhud (tidak tamak pada dunia) dan Qana’ah (merasa cukup atas apa yang ada). Itulah kesederhanaan Nabi Muhammad Saw, Seandainya saja jika mau, Beliau bisa hidup mewah seperti Kaisar Romawi dan Kisra Persia. Tapi beliau tidak mau melakukan itu. Sebagian besar hartanya diberikan untuk umatnya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.