Thursday, 17 October 2019

Ika, 9 Bulan Tinggal di Tenda Darurat Kampung Akuarium

Ika, 9 Bulan Tinggal di Tenda Darurat Kampung Akuarium

Jakarta, Swamedium.com—Siang di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Bedeng-bedeng darurat mulai bermunculan di tanah bekas gusuran, April 2016 lalu. Sementara, 4 tenda darurat masih berdiri di sana.

Di salah satu tenda darurat, Ika, wanita beranak dua, mulai bersiap menanak nasi di atas tungku kayu. Dia bersama suaminya, sudah tinggal di dalam tenda darurat, pasca lokasi itu digusur oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Di sini, kami tinggal dengan 5 kepala keluarga,” tutur Ika.

Tak banyak yang bisa dilakukannya di dalam tenda posko itu. Semua barang rumah tangga, menumpuk di dalam tenda.

“Kami tidak punya uang untuk pindah ke rusun. Suami saya kerja serabutan. Setelah berhenti kerja di sebuah kafe, sekarang suami kerja apa saja untuk bisa makan,” ujar Ika.

Di tenda yang berdiri di bekas gusuran itu, dia bersama keluarga lain harus membeli air dan iuran membeli bahan bakar minyak untuk penerangan, genset.

“Dalam satu hari, kebutuhan untuk beli air jerigen untuk masak, minum, dan mandi, bisa habis Rp 20.000. Itu pun, kami mandi hanya sekali sehari,” ucapnya lirih.

Sekarang, saat Pilkada DKI akan dilakukan 15 Februari mendatang, Ika bersama warga gusuran Kampung Akuarium berharap pasangan nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiuno, bisa menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI. Alasannya, hanya pasangan ini, yang datang berulangkali ke Kampung Aquarium dan menjanjikan memanusiakan kembali mereka. (dr)

Keterangan Foto: Ika, salah seorang warga gusuran Kampung Akuarium yang tetap bertahan tinggal di tenda darurat. (foto denni risman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.