Thursday, 17 October 2019

Kesaksian AKBP M. Nuh: Video Ahok Tidak Diedit

Kesaksian AKBP M. Nuh: Video Ahok Tidak Diedit

Kasubbid Komputer Forensik Puslabfor Bareskrim Polri AKBP Muh Nuh Al Azhar memberikan kesaksian dalam sidang terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (10/8). Sidang tersebut mendengarkan kesaksian Muh Nuh Al Azhar selaku saksi ahli IT yang dihadirkan jaksa untuk membeberkan hasil pemeriksaan forensik dari beberapa kegiatan Jessica yang terekam CCTV. MI/ATET DWI PRAMADIA

Jakarta, Swamedium.com — AKBP M. Nuh bersaksi dalam sidang kasus penistaan agama oleh Ahok yang digelar di Gedung Auditorium Kemenpan, Jalan RM. Harsono, Ragunan, Jaksel, pada Selasa (7/2).

M. Nuh yang pernah menjadi saksi ahli (forensik) dalam persidangan Jessica Kumala Wongso itu menjelaskan analisisnya dalam persidangan penistaan agama, “Secara umum, momen-momen di video bersesuaian dengan histogram. Video resmi Pemprov DKI itu, ‘kan, durasinya panjang. Ada tentang perjalanan Pulau Seribu, Gubernur DKI. Beberapa momen kejadian berbeda dikompilasi. Kita tidak temukan penyisipan atau pembuangan frame. Momen benar apa adanya.”

Barang bukti yang dianalisis oleh Kasubbid Komputer Forensik Puslabfor Mabes Polri berasal dari pelapor, antara lain 1 unit flashdisk dari LP/1010/X/2016, 1 keping DVD-R merek Sony dari LP/1015/X/2016, serta 1 keping DVD-R merek GT-PRO dari LP/1017/X/2016.
Evidence (alat bukti) dari Burhanuddin, Novel Chaidir, Bachtiar, Habib Muchsin,” ujar AKBP M Nuh.

Majelis hakim dalam persidangan juga menanyakan tentang analisis suara dalam rekaman tersebut. Majelis Hakim berfokus pada suara terkait pernyataan Ahok yang menyinggung Surat Al Maidah ayat 51.

“Kasus ini, kita tidak melakukan suara dari barang bukti. Kita diminta untuk transkrip dan itu juga didouble check untuk akurasi, menit berapa kita mulai dan menit berapa kita stop,” pungkasnya. (JM)

Foto: ist.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.