Thursday, 17 October 2019

Beginilah Shin Bet Siksa Tahanan Anak-Anak Palestina

Beginilah Shin Bet Siksa Tahanan Anak-Anak Palestina

Ramallah, Swamedium.com — Harian Haaretz mengabarkan fakta bahwa para interogator Shin Bet menyiksa anak-anak Palestina yang ditahan tanpa belas kasihan.

Metode penyiksaan itu beraneka macam dan sadis, antara lain menabok kepala untuk melukai organ sensitif (hidung, telinga, dahi, dan bibir), membelenggu tangan dalam waktu yang lama, mendudukkan tahanan di kursi dengan kedua tangan dan kakinya terikat, dan meneror tahanan anak-anak dengan anjing, sehingga menyebabkan trauma bagi mereka.

Addameer, lembaga swadaya masyarakat (LSM) hak asasi Palestina yang mendukung para tahanan kolonialis Israel, menyatakan bahwa penyiksaan itu mereka lakukan secara rutin dan sistematis.

Selain Addameer, LSM the Public Committee Against Torture in Israel (PCATI) pun mengetahui berbagai dugaan tentang penyiksaan sadis dengan metode-metode itu dari ratusan komplain.

“Berdasarkan pengalaman kami, penyiksaan seperti itu pun digunakan untuk memperoleh pengakuan mengenai tindakan-tindakan masa lalu,” kata Rachel Stroumsa, Direktur Eksekutif PCATI, kepada Al Jazeera.

Dalam laporan tahunan 2016, LSM Amnesti Internasional menemukan bahwa personel keamanan Israel dan Shin Bet menyiksa dan menganiaya para tahanan mereka, bangsa Palestina, termasuk anak-anak, terutama selama masa penahanan dan interogasi. Mereka menyiksa dengan berbagai metode, seperti memukul dengan tongkat polisi, menampar, mencekik, membelenggu (tangan dan/atau kaki) dalam waktu yang lama, perampasan hak tidur, dan ancaman.

Seorang perwakilan Defence for Children International, sebuah LSM Palestina yang mendukung dan melindungi hak-hak anak menjelaskan penelitiannya kepada Al Jazeera bahwa hampir dua pertiga anak-anak Palestina ditahan oleh kolonialis Israel di Tepi Barat. Para tahanan anak-anak itu mengalami kekerasan fisik selama masa penahanan.

Menurut sebuah penelitian, sebanyak 91% tahanan di Tepi Barat diinterogasi oleh Shin Bet.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.