Thursday, 17 October 2019

Pemeriksaan Ustadz Bachtiar Nasir, Rekayasa?

Pemeriksaan Ustadz Bachtiar Nasir, Rekayasa?

Jakarta, Swamedium.com – Rencana pemanggilan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengundang pertanyaan beberapa warga tak terkecuali Ketua Himpunan Mualaf-Mualaf Indonesia (HIPMMI), Hanny Kristianto.

“Setelah Habib Rizieq Shihab dan Munarman kini giliran ustadz Bachtiar nasir yang mendapat panggilan dari kepolisian, Astaghfirulloh, laporan tanggal 6, perintah penyidikan tanggal 6, surat panggilan tanggal 6. Ini sudah kelihatan rekayasanya,” ujar Hanny, Rabu (8/2).

Dia juga menanyakan dugaan kasus pencucian uang yang seharusnya dibuktikan terlebih dahulu di awal karena termasuk perkara yang memiliki kekuatan hukum tetap.

“Kalau money laundering, harusnya tindak pidana utama-nya (predicate crime) harus dibuktikan dahulu. Nah, tindak pidana money laundry harus sudah incraht atau berkekuatan hukum tetap,” sergah Hanny.

Dia juga menduga bahwa dugaan kasus TPPU ini adalah kriminalisasi. “Ini jelas kriminalisasi dan psywar jelang 112 terhadap UBN setelah HRS,” ujarnya lagi.

Rencananya, UBN dipanggil Bareskrim untuk dimintai keterangannya sebagai saksi kasus dugaan TPPU yayasan sesuai surat panggilan dengan nomor S.Pgl/368/II/2017/Dit Tipideksus tanggal 6 Februari 2017. Dimana proses penyelidikannya sudah naik ke tingkat penyidikan sesuai surat perintah penyidikan dengan nomor sprindik SP.Sidik/109/II/2017.Dit Tipideksus tanggal 6 Februari 2017. (*/ls)

Foto: ist

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.