Minggu, 13 September 2020

Polisi Kolonialis Israel Serang Paksa Keluarga Palestina

Polisi Kolonialis Israel Serang Paksa Keluarga Palestina

Yerusalem, Swamedium.com — Polisi kolonialis Israel menyerang dengan paksa sekeluarga warga Palestina di sebuah permukiman di Yerusalem Timur pada Ahad (5/2) malam.

Sebelumnya, beberapa anggota keluarga itu telah mati syahid dan sebagian yang lainnya mendekam di penjara.

Sejumlah polisi pengecut bertopeng menahan setidaknya 14 warga Palestina serta merampas uang dan harta benda senilai puluhan ribu dolar AS dari beberapa lingkungan di Yerusalem Timur pada Senin (6/2) dini hari.

Berdalih informasi intelijen, polisi kolonialis itu menuduh keluarga-keluarga tersebut menerima dukungan dan bantuan keuangan dari Hamas.

The Wadi Hilweh Information Center, sebuah grup monitoring lokal di Yerusalem Timur, melaporkan pada Senin (6/2) bahwa empat anggota keluarga al-Shaer di lingkungan al-Tur menjadi korban penyerangan polisi kolonialis Israel pada pukul 03:30 waktu setempat dan menderita luka memar di tangan mereka.

Grup itu mengutip pernyataan Muhammad Adnan al-Shaer bahwa orang Israel memaksa masuk ke rumah bapaknya, Adnan al-Shaer, dan rumah saudaranya, Subhi al-Shaer, menyerang anggota keluarga mereka, bahkan menggunakan senjata penyengat listrik untuk melukai mereka.

Setelah penyerangan itu, aparat Israel menahan Adnan al-Shaer (55), istrinya, Rabiha (51), putra mereka yang bernama Mustafa (21), dan Subhi (28). Mereka diculik ke pusat interogasi camp Rusia untuk ditanyai.

Muhammad al-Shaer menambahkan bahwa penyerang dan penculik itu merampas uang dan truk milik bapaknya setelah mereka menggeledah setiap ruangan dengan dalih mencari senjata.

Menurut penjelasan Muhammad al-Shaer seperti yang dikutip oleh pusat informasi Wadi Hilweh, aparat-aparat itu mendorong adik perempuannya, Nagham (13), tanpa alasan. Ketika kami memprotes ulah penyerang, mereka menyerang kami secara kasar tanpa pandang bulu, memukul setiap orang dengan tongkat polisi.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.