Thursday, 17 October 2019

FUI Tetap Gelar Aksi 112, Dari Long March Menjadi Zikir Nasional

FUI Tetap Gelar Aksi 112, Dari Long March Menjadi Zikir Nasional

Jakarta, Swamedium.com – Rencana aksi umat Islam yang akan digelar pada Sabtu, 11 Februari 2017 mengundang banyak pernyataan baik dari para tokoh publik maupun dari pihak kepolisian. Pernyataan-pernyataan tersebut dinilai justru membuat informasi semakin simpang siur.

Dalam rilisnya, Kamis (9/2) Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), Muhammad al Khaththath mengatakan pernyataan banyak pejabat di media massa yang simpang siur terhadap Rencana Aksi 112, Sabtu 11 Februari 2017 “Spirit 212” sudah membuat keragu-raguan dimasyarakat serta menimbulkan kesan bahwa acara tersebut dibatalkan.

Untuk merespon hal tersebut maka FUI mengeluarkan Pernyataan Pers nya sebagai berikut:

Pernyataan Pers Forum Umat Islam (FUI) tentang Aksi 112 Spirit 212

Sehubungan dengan berbagai pernyataan pejabat di media massa yang simpang siur terhadap Rencana Aksi 112 Sabtu 11 Februari 2017 “Spirit 212” yang membuat keragu-raguan dimasyarakat serta menimbulkan kesan bahwa acara tersebut dibatalkan, maka Kami Para Pimpinan Ormas, Ulama, Habaib yg tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) menyatakan:

1. Tidak ada pembatalan Aksi 112 karena tidak ada satu UU pun yang dilanggar. FUI sudah menyampaikan pemberitahuan sesuai UU. Oleh karena itu, kepada seluruh umat Islam, wabil khusus Alumni 212, diminta tidak ragu-ragu atau khawatir untuk datang ke lokasi Aksi 112 di Jakarta.

2. Mengingat suhu politik yang meninggi dan pada hari tersebut ada 2 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mengadakan kampanye terakhir dengan jumlah massa besar, maka demi menjaga keselamatan peserta aksi 112 dari berbagai provokasi yang bisa menimbulkan chaos, maka kami setelah bermusyawarah, memutuskan untuk memodifikasi aksi menjadi DZIKIR & TAUSIYAH NASIONAL untuk PENERAPAN SURAT AL-MAAIDAH 51 : Wajib Pilih Pemimpin Muslim & Haram Pilih Pemimpin Kafir.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.