Thursday, 17 October 2019

GNPF MUI Nyatakan 112 Tidak Ada “Longmarch”

GNPF MUI Nyatakan 112 Tidak Ada “Longmarch”

Jakarta, Swamedium.com — Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI menyatakan tidak bertanggungjawab jika tanggal 11 Februari ada kegiatan longmarch. Pihaknya sudah sepakat, acara longmarch dibatalkan dan diganti dengan acara zikir dan tausiah yang dipusatkan di Masjid Istiqlal.

Hal itu diungkapkan Ketua GNPF-MUI Ustad Bachtiar Nasir usai bertemu dengan Menko Polhukam Wiranto di rumah dinasnya di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/2).

Dalam rombongan GNPF-MUI yang hadir ke rumah dinas Wiranto, juga ada Pembina GNPF-MUI Habib Rizieq Syihab.

Kepada wartawan, Menko Polhukam Wiranto mengatakan kegiatan 11 Februari atau dikenal aksi 112 bisa dijalankan asalkan berlangsung tertib dan tidak melanggar aturan hukum.

“Dari pemerintah yang berhubungan dengan polhukam, silakan saja kalau ada aktivitas tapi jangan sampai melanggar hukum, ikuti aturan yang ada. Tadi sudah dibincangkan bahwa tidak ada aktivitas yang melanggar hukum dalam kegiatan itu,” ucap Wiranto.

Senada dengan Wiranto, Habib Rizieq juga sepakat untuk menjaga ketertiban. Dia memastikan aksi 112 berlangsung dengan tertib.

Kegiatan aksi 112, zikir dan tausiah nasional di Masjid Istiqlal diadakan oleh Forum Umat Islam (FUI). Kegiatan itu untuk mengingatkan kembali umat Islam untuk tidak memilih pemimpin non muslim, sesuai Quran Surat Al-Maidah 51. (*/d)

Foto: ist

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.