Wednesday, 23 October 2019

Setelah Agensi Intelijen Bertindak Keras, Yordania Bebaskan Para Aktivis

Setelah Agensi Intelijen Bertindak Keras, Yordania Bebaskan Para Aktivis

Aman, Swamedium.com — Yordania membebaskan para pengkritik Pemerintah yang dipenjara selama hampir sebulan karena menuntut akuntabilitas dan transparansi di Facebook dan pernyataan mereka di media sosial yang lain.

Mukhabarat, agensi intelijen Yordania, mulai menciduk sejumlah aktivis pada awal Januari. Sebagian dari mereka yang ditahan ialah mantan anggota militer dan pemerintahan, banyak pula yang berprofesi sebagai guru SMA yang mengkritik dengan tegas.

Para tahanan itu mendapatkan tuduhan “berusaha mengacaukan rezim” dan “menghina raja” menurut jaksa.

Sekitar 20 orang mendekam di penjara. Delapan orang bebas pada Selasa (7/2) malam. Sedangkan, selebihnya akan menyusul beberapa hari mendatang.

Zaki Bani Irsheid, pemimpin Jabhat al-‘Amal al-Islami, mendesak Perdana Menteri Yordania, Hani Mulki, agar membebaskan mereka yang ditahan akhir-akhir ini, tetapi ia tidak pernah mendapatkan respon.

Jabhat al-‘Amal al-Islami ialah partai politik terbesar di Yordania dan berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimun (IM).

Zaki pernah dipenjara selama satu setengah tahun karena mengkritisi putusan Uni Emirat Arab yang menggolongkan IM dan organisasi-organisasi Islam yang lainnya sebagai kelompok teroris.

“Dalam praktiknya, Mukhabarat menjalankan negara tanpa mandat yang sah, atau tanpa pemeriksaan dan keseimbangan (di antara lembaga negara) yang dapat mencegah penyalahgunaan kekuasaan,bahkan penimbunan kekuasaan sebanyak-banyaknya,” terang Zaki seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (8/2).

Khaled al-Majali, mantan pegawai Mukhabarat dan anggota asosiasi veteran militer, menuduh mantan atasannya telah memblokir situs web miliknya, All of Jordan, setelah situs itu melaporkan dengan kritis penahanan para aktivis. (ais)

Keterangan foto: Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan antipemerintah. (sumber foto: AP/Mohammad Hannon)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.