Thursday, 17 October 2019

KPK: Banyak Laporan PPATK Yang Sia-sia

KPK: Banyak Laporan PPATK Yang Sia-sia

Jakarta, Swamedium.com – Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebutkan, banyak laporan PPATK yang tidak ditindak lanjuti lembaganya. Karena, tidak ditemukan keterlibatan penyelenggara negara atau pegawai negeri.

Hal itu pun sering dikeluhkan oleh PPATK. “Kok enggak ada tindak lanjut,” katanya di Gedung KPK, Jumat (10/2).

Dirinya menyebutkan, hal itu lantaran aturan perundang-undangan yang mewajibkan lembaga anti korupsi tersebut hanya bisa menyidik kasus yang melibatkan pegawai negeri atau penyelenggara negara.

“Sedangkan pihak swasta merupakan pihak yang turut serta melakukan tindak pidana dari pihak penyelenggara negara. Dan kadang kami enggak nemu ini siapa penyelenggara negaranya,” ujar Syarif.

Dirinya pun meminta pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat agar menerbitkan regulasi yang memberikan kewenangan bagi KPK untuk dapat menangani pelaku korupsi yang berasal dari swasta.

“KPK sering tak bisa bertindak apa-apa karena tak ada penyelenggara negara, kalau bisa masuk ke private sector, kami nangkepin orang-orang itu,” kata Laode.

Sedangkan Kepala PPATK, Kiagus Ahmad Badarudin mengakui banyak laporan yang berujung sia-sia di KPK. Maka itu, dia menyarankan komisi antirasuah itu untuk dapat menyelesaikan kasus itu dengan metode lain.

“Kami menyampaikan harapan ke pimpinan KPK untuk menindaklanjuti hasil analisis kami yang tidak ada korupsi, agar bisa diselesaikan di pidana lain seperti (pidana) pajaknya,” katanya.

Pada kesempatan yang baik PPATK dan KPK menandatangani nota kesepahaman dengan kerja sama.

Menurut Kiagus, nota ini merupakan nota pembaharuan. Diantaranya, soal peningkatan koordinasi di dalam pemberantasan tindak pidana pencucian uang. (*/JM)

Foto: ist

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.