Thursday, 17 October 2019

Mahfud MD: Tidak Ada Dasar Hukum Presiden Pertahankan Ahok

Mahfud MD: Tidak Ada Dasar Hukum Presiden Pertahankan Ahok

Mahfud MD Ungkap Kejanggalan Pemilihan Rektor UIN Jakarta

Jakarta, Swamedium.com — Pakar Hukum Tata Negara (HTN), Mahfud MD, menyebutkan tidak ada dasar hukum mana pun yang dapat membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Dalam Negeri untuk mengaktifkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sebab, dalam Pasal 83 ayat 1 UU Tentang Pemerintahan Daerah, seorang kepala daerah yang menjadi terdakwa harus dinonaktifkan.

Ahok sendiri merupakan terdakwa kasus dugaan penistaan agama yang sekarang menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ia terancam hukuman lima tahun.

‎”Jelas, seorang kepala daerah yang menjadi terdakwa, bukan menjadi tertuntut (tersangka), ya, yang sudah menjadi terdakwa itu diberhentikan sementara,” kata Mahfud saat ditemui oleh wartawan di kantor KPK, Jakarta Selatan, Kamis (9/2).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu pun menyebutkan bahwa tidak dasar hukum yang lain, sehingga Presiden dan Mendagri tidak dapat menunggu tuntutan.

“Tidak ada pasal lain lagi yang bisa menafikan itu. Tidak bisa mengatakan menunggu tuntutan. Lho, ini,’kan, dakwaan, kok. Iya, ‘kan. Dakwaannya sudah jelas,” ungkapnya.

Mahfud pun menyebutkan bahwa secara mekanisme, memang Ahok akan kembali aktif karena di hari akhir masa kampanye, yakni pada 12 Februari 2017.

Namun, bila tetap bersikukuh untuk mempertahankan Ahok, Mahfud pun menyarankan untuk mengeluarkan Perppu agar terhindar dari pelanggaran konstitusi.

“‎Karena tak ada instrumen hukum lain yang bisa membenarkan Ahok itu menjadi gubernur kembali tanpa mencabut (Pasal 83) itu,” kata Mahfud. ‎

Memang ada tanggungjawab yuridis bila Presiden mengeluarkan Perppu. Karena itu, dia menyarankan agar Presiden memikirkan dengan matang bila hendak menerbitkan Perppu untuk mencabut Pasal 83 dalam UU Pemda, yakni konsekuensi politik dari pencabutan Pasal tersebut.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.