Thursday, 17 October 2019

Apakah Memanah Berbahaya?

Apakah Memanah Berbahaya?

Jakarta, Swamedium.com – Sebagian orang tua mungkin akan langsung menjawab ‘tidak’ saat sang anak bertanya “aku boleh memanah ngga?”, dengan alasan berbahaya. Padahal yang akan dimainkan si kecil belum tentu panah sungguhan.

Pandangan masyarakat tentang memanah itu berbahaya bisa dikatakan sudah cukup melekat dalam pikiran. Anak panah yang tajam, seperti yang dilihat oleh ibu-ibu di banyak film, menimbulkan rasa khawatir hingga melarang anaknya untuk tidak bermain panah.

Ironisnya, orang tua santai-santai saja membiarkan anaknya bermain ketapel dan senapan mainan yang sebenarnya juga sama-sama membahayakan bila terkena pelurunya. Kini memanah bukan sebatas permainan, melainkan olahraga yang juga dipertandingkan dalam olimpiade. Maka dari itu, tujuan melatih anak memanah bukan sebatas bermain, tetapi mengenalkan olahraga yang lebih beragam. Berikut ini cara yang benar mengajarkannya.

  • Menggunakan Baju Pelindung, yakni baju yang tebal agar tidak mudah terkena pantulan anak panah.
  • Memilih Busur Panah yang sesuai dengan tinggi tubuh anak. Busur panah yang terlalu besar akan menyulitkan hingga membuat tarikan tali busur tidak kuat dan menyebabkan anak panah tidak bisa melesat ke papan target.
  • Memilih Anak Panah. Di masa awal proses belajar, gunakan anak panah dengan ujung karet. Panah karet dapat melekat saat mengenai papan target. Selain itu, warnanya yang lebih beragam dapat membuat anak lebih antusias untuk berolahraga sekaligus bermain.
  • Gunakan Papan Target sebagai obyek memanah. Banyak jenis papan target yang cukup menarik untuk dipilih. Pilihlah yang ada gambar lucunya agar anak tertantang untuk lebih fokus memanah. (*)

 

sumber, foto: asci

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.