Rabu, 23 September 2020

Fraksi PKB Akan Dukung Hak Angket “Ahok Gate” Jika Syarat Ini Dipenuhi

Fraksi PKB Akan Dukung Hak Angket “Ahok Gate” Jika Syarat Ini Dipenuhi

Jakarta, Swamedium.com — Fraksi PKB tidak termasuk dalam daftar yang menandatangi hak angket Ahok Gate. Mereka tidak mau menandatangani usulan hak angket jika yang dimasalahkan hanya soal pengaktifan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Konsepnya sudah diajukan ke kita, dan kita bilang kalau hanya soal Ahok kita enggak mau. Kita mau tiga persoalan sekaligus. Satu soal Ahok, dua soal kisruh KPU terhadap 18 kabupaten/kota, dan ketiga soal e-KTP,” ungkap anggota Fraksi PKB Lukman Edy di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (13/2).

Walau menolak pengajuan Hak Angket Ahok Gate, Lukman Edy yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI tidak melarang jika ada anggota fraksi PKB ikut tandatangan.

“Itu hak anggota (FPKB) menurut UU MD3 kita. Asal 25 orang mengajukan angket dengan didukung sekurang-kurangnya dua fraksi, ya harus dibuat Pansusnya,” ujar dia. “Yang jelas, kita ingin tiga hal itu, kalau satu enggak mau kita,” Lukman Edy menambahkan.

Namun, Lukman Edy menyerahkan keputusan mengenai hak angket kepada masing-masing anggota fraksi PKB, untuk menyikapi tentang usulan pembentukan panitia khusus hak angket.

“Ahok melanggar UU Pemda, pasal 83 ayat 2. Soal KPU juga melanggar UU, karena KPU kok menerima pencalonan orang yang bukan direkomendasikan Ketua Umum atau Sekjen, yang diusung oleh partai yang ditandatangani oleh Ketua Umum atau Sekjen partai, itu kan ada di UU Pilkada. Ketiga soal e-KTP juga kita anggap melanggar UU. Ketika kita ke bea cukai kita tidak diberi akses. Udah gitu perintah UU pemilih harus memiliki e-KTP, tapi pemerintah sampai sekarang tidak menyelesaikan masalah tentang e-KTP,” tukasnya. (jm)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.