Rabu, 23 September 2020

Pilkada DKI: 100 Warga Rusun Waduk Pluit Tidak Terdaftar di DPT

Pilkada DKI: 100 Warga Rusun Waduk Pluit Tidak Terdaftar di DPT

Jakarta, Swamedium.com — Sebanyak 100 warga Rusun Waduk Pluit, Kampung Baru, Kelurahaan Penjaringan, Jakarta Utara, tidak terdaftar di Daftar Pemilih tetap (DPT) Pilkada DKI. Anehnya, ada 200 nama di DPT, RT 19 itu, tidak ada warga yang mengenalnya.

“Kami sudah menanyakan hal ini ke Lurah Penjaringan, kenapa 100 warga Rusun tidak masuk DPT. Sementara ada 200 nama yang tidak dikenal warga, malah ada di sini,” kata Rostina, salah seorang penghuni Rusun Waduk Pluit.

Menurut Rostina, dalam DPT di RT 19, semestinya jumlah pemilih 300 orang. Namun kenyataan sekarang menggelembung jadi 400 orang.

“Di Rusun ini yang punya hak untuk mencoblos ada 200 orang. Namun yang dapat surat undangan, C6 hanya 100 warga. 100 orang lagi ternyata tidak terdaftar di DPT RT 19,” tambah Rostina.

Warga di Rusun Waduk Pluit curiga ada penyusupan pemilih di DPT tersebut. Pasalnya, Rusun Waduk Pluit dikenal sebagai basis suara pasangan Anies-Sandi.

“Kami di sini semua adalah pendukung Anies-Sandi. Karena hanya pasangan ini yang mau mendengar dan terjung langsung ke Rusun dan bisa memperjuangkan nasib orang bawah,” ucap Rostina lagi.

Disebutkan, dalam beberapa hari ini warga sudah bolak-balik ke Kantor Kelurahaan Penjaringan untuk menanyakan kenapa 100 warga Rusun tidak ada dalam DPT, sementara 200 nama lainnya tidak seorang pun mengenalnya. (dr)

Foto: Rostina (baju jaket merah abu-abu) berharap, 100 warga Rusun Waduk Pluit bisa ikut memilih.
(foto Diana A)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.