Kamis, 29 Oktober 2020

Setelah Munarman, Polda Bali Tetapkan Admin Web FPI Jadi Tersangka

Setelah Munarman, Polda Bali Tetapkan Admin Web FPI Jadi Tersangka

Foto: Munarman. (ist)

Denpasar, Swamedium.com — Polda Bali menetapkan Hazan Achmad sebagai tersangka dalam kasus penyebar fitnah terhadap pecalang. Hazan adalah petugas admin Web FPI yang mengunggah video Munarman.

Direktur Direktorat Reskrim Polda Bali Kombes Kenedy di Mapolda Bali, Denpasar, Selasa (14/2), menyebutkan Hazan ditetapkan menjadi tersangka sejak Minggu kemarin (11/2).

“Tersangka baru kita tetapkan hari Minggu kemarin dan sudah kita panggil. Juga ketua FPI kita lakukan pemanggilan kedua. Minggu depan kita jadwalkan pemeriksaan terhadap keduanya,” kata Kenedy.

Seperti diketahui, dalam kasus ini, Munarman, jubir Front Pembela Islam (FPI) ditetapkan menjadi tersangka berdasarkan laporan Zed Hasan, warga Denpasar, didampingi oleh elemen lintas agama karena pernyataannya yang menyinggung pecalang dalam sebuah video.

Dalam video tersebut, Munarman menuding media tidak proaktif soal adanya pecalang yang melarang umat Muslim di Bali menjalankan shalat. Video itu kemudian diunggah oleh Markaz Syariah pada 17 Juni 2016. (*/d)

Foto: ist

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.