Sunday, 23 February 2020

Tragedi, Penyanyi Yazidi Menjadi Srikandi

Tragedi, Penyanyi Yazidi Menjadi Srikandi

Mosul, Swamedium.com — Khatoon Khider sudah kadung populer sebagai penyanyi Yazidi. Kini, ia telah menjadi kepala unit tentara wanita Kurdi. Profesi berisiko karena harus berhadapan dengan negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria, ISIS).

Jauh sebelum Khatoon mengangkat senjata, ketika wanita-wanita Yazidi–sebuah komunitas etnoreligius yang bermukim di Barat Laut Irak–yang lain pergi berperang, ia masih terkenal sebagai seorang penyanyi.

Bahkan, sejak beberapa tahun sebelum ISIS berdiri hingga hampir sedekade mereka mulai menyerbu dan membunuh di Tanah Airnya, ia masih heran pada suatu hari ia sendiri harus pergi berperang.

“Ketika aku masih kecil, kakekku dan ibuku selalu menangisi dan meratapi bapakku yang menjadi tahanan rezim syiah Iran. Dan sesuatu menggugahku, sehingga aku mengekpresikan kesedihan itu,” kenangnya.

“Hidupku tidak pernah baik. Itulah yang membuatku menjadi seorang penyanyi.”

Keluarga Khatoon merupakan para penggembala dan musisi. Ia lahir saat puncak musim panas di padang rumput Gunung Sinjar, Nineveh, Irak (dekat perbatasan dengan Suriah), ketika mereka berkemah selama beberapa bulan setiap tahunnya untuk mengempani ternak mereka. Lalu, tumbuhlah ia bersama lagu-lagu, dan warisan musik keluarga memengaruhinya.

Sanksi rezim Saddam Husein melonjakkan harga makanan. Keluarganya memerlukan uang lebih banyak lagi. Ia hanya bersekolah sampai kelas enam karena harus bekerja menjadi buruh ladang harian. Sementara itu, memang tidak ada sekolah menengah atas di kotanya.

Bapaknya, Syekh Ali Syamsi, pernah menjadi seseorang yang asing bagi putrinya sendiri ketika beliau bebas dari penahanan rezim syiah Iran pada akhir ’80-an.

“Aku pergi menemui beliau di suatu pos pemeriksaan ketika beliau dibebaskan, dan saat itu ada dua orang yang lain bersamanya, sesama tahanan yang telah menjadi teman. Keduanya pernah melihat fotoku, dan mereka berdua mengenaliku lebih dahulu sebelum aku mengenali yang mana bapakku di antara mereka bertiga,” ungkapnya.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.