Sunday, 23 February 2020

Adanya Kisruh di TPS karena Lemahnya Komunikasi Pengawas TPS dan KPPS

Adanya Kisruh di TPS karena Lemahnya Komunikasi Pengawas TPS dan KPPS

Jakarta, Swamedium.com— Sejumlah kekisruhan terjadi saat pencoblosan, Rabu (15/2) di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada DKI Jakarta. Kekisruhan ini kemudian jadi viral di media sosial.

Desinta, Komisioner Bidang Penindakan Panwas Kota Jakarta Utara, Kamis (16/2) kepada swamedium.com, menyebutkan konflik banyak dipicu oleh kurang komunikasi antara petugas KPPS dan pengawas TPS.

“Sedari awal petugas pengawas yang dibekali pemahaman untuk berkordinasi dengan petugas KPPS masih kurang sedikit connect. Hingga timbulah konflik antara petugas KPPS dan pengawas TPS. Panwas kota sampai turun tangan menyelesaikannya,” ujar Desinta.

Disebutkan, untuk Jakarta Utara ada 2.150 Pengawas TPS yang disebardi seluruh TPS yang ada di Jakarta Utara. (dip)

Foto: ist

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.