Wednesday, 26 February 2020

Puluhan Ribu Orang Pulang ke Mosul, meskipun Perang Berlangsung

Puluhan Ribu Orang Pulang ke Mosul, meskipun Perang Berlangsung

Mosul, Swamedium.com — Lebih dari 46.000 orang kembali ke rumah mereka di sebelah timur Mosul sejak dua pekan terakhir, meskipun perang antara Pemerintah Irak dengan negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria, ISIS) masih berlangsung begitu sengit. Kepulangan mereka itu dalam rangka upaya memulai kembali kehidupan di kampung halaman.

Rezim penguasa Irak yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa mereka telah mengambil alih seperempat wilayah Mosul dari tangan ISIS, walau perang di sebelah timur Mosul masih berlanjut. ISIS masih menguasai sebagian besar wilayah barat Mosul, yang dibatasi oleh Sungai Tigris.

Osama bin Javaid, reporter Al Jazeera, mengatakan, “Mereka lebih memilih untuk pulang daripada bertahan.”

“Propaganda ISIS telah meyakinkan (penduduk Mosul) bahwa drone menyerang serta mortir ditembakkan ke area yang di bawah kendali Irak. Banyak orang di sini merasa serangan udara dan penembakan telah menyebabkan sebagian besar kerusakan kota mereka,” lanjutnya.

Media sosial digunakan untuk memobilisasi kepulangan para warga untuk membangun Kota kembali.

Koordinator Humanitarian Perserikatan Bangsa untuk Irak, Lise Grande, mengatakan bahwa agensi-agensi Perserikatan Bangsa telah memutuskan untuk melakukan berbagai operasi bantuan di Mosul bagian timur hingga pihak keamanan membuktikan itu akan menjadi sulit bagi mereka untuk memberikan bantuan.

Ketika kehidupan masih berlangsung di lingkungan-lingkungan di sebagian wilayah timur Mosul, lebih dari 140.000 orang masih telantar dan ratusan ribu yang lainnya masih terjebak di sebelah barat Mosul yang dikuasai oleh ISIS.

Kini ISIS mengintensifkan serangan ke wilayah timur Mosul yang dijaga oleh rezim Irak. Sementara itu, pihak keamanan Irak pun mencari para pendukung ISIS dari rumah ke rumah.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.