Rabu, 30 September 2020

Bupati Non Aktif Tanggamus Siap Bongkar Anggota DPRD Penerima Suap

Bupati Non Aktif Tanggamus Siap Bongkar Anggota DPRD Penerima Suap

Lampung, Swamedium.com — Kasus dugaan suap atau gratifikasi yang melibatkan Bupati non aktif Tanggamus, Bambang Kurniawan, dinyatakan telah lengkap berkas perkaranya (P21) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Iya sudah P21,” ujar Bambang saat di mintai keterangan oleh wartawan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (17/2).

Gratifikasi tersebut diduga untuk meloloskan APBD Kabupaten Tanggamus, Lampung tahun anggaran 2016. Bambang Kurniawan sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 22 Desember 2016.

Bambang mengaku siap membongkar siapa saja anggota DPRD yang juga menerima uang.

“Ada tujuh dan delapan orang rata-rata 30 juta,” imbuhnya.

Bambang mengatakan, seharusnya para wakil rakyat yang menerima suap juga menjadi tersangka.

“Jadi, intinya saya memberikan uang kepada anggota dewan karena mereka meminta. Setelah saya berikan, malah dilaporkan. Seharusnya mereka masuk (tahanan KPK) juga,” jelasnya.

Bambang diduga memberikan “uang pelicin” kepada anggota DPRD Tanggamus setelah pengesahan APBD tahun 2016 pada Desember 2015 lalu.

Kasus ini bermula ketika para anggota DPRD yang menerima uang dari Bambang mengadu ke Direktorat Gratifikasi KPK. Jumlah uang yang diberikan bervariatif dari mulai Rp. 29,9 juta hingga Rp. 65 juta.
Jumlah uang yang telah di serahkan ke KPK sekira Rp. 524 juta.

Akibat ulahnya ini, Bambang disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). (jm/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.