Kamis, 04 Juni 2020

KPK Nyatakan Berkas Gratifikasi Fahmi Darmawansyah Sudah P21

KPK Nyatakan Berkas Gratifikasi Fahmi Darmawansyah Sudah P21

Jakarta, Swamedium.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berkas perkara gratifikasi pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) dengan tersangka Fahmi Darmawansyah sudah rampung alias P21.

“Berkas perkara dengan tersangka Fahmi Darmawansyah sudah P21,” ujar Febri Diansyah, juru bicara KPK, saat memberikan keterangan pers, di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (17/2)

Sementara Fahmi Darmawansyah hanya menyampaikan komentar singkat usai pemeriksaannya hari ini di gedung KPK.

“Minta doanya saja ya,” kata Fahmi.

Fahmi yang juga suami dari artis Inneke Koesherawati ini nampak mengenakan baju rompi tahanan KPK usai di periksa.

Fahmi Darmansyah selaku Direktur PT Merial Esa Indonesia diduga menyuap Deputi Informasi dan Hukum Bakamla Eko Susilo Hadi sebagai kuasa pengguna anggaran. Kini Eko Susilo pun sudah di tetapkan menjadi tersangka oleh KPK.

Kuasa hukum Fahmi, Maqdir Ismail membenarkan bahwa berkas kliennya sudah lengkap alias P21.

“Betul, hari ini adalah penyerahan tahap dua dari penyidik ke penuntut umum,” ujarnya.

Maqdir menuturkan kemungkinan persidangan terhadap Fahmi akan digulirkan dua atau tiga pekan mendatang. Maqdir selaku kuasa hukum Fahmi menyatakan tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi sidang pertama dan akan mengikuti sidang pada umumnya.

“Kalau bisa kami mengharapkan perkara dapat diselesaikan dengan cepat.” ujar Maqdir.

Tim Penyidik KPK dalam perkara ini, menduga ada commitment fee sebesar 7,5 persen dari total nilai proyek Rp 220 miliar yang dijanjikan kepada Eko.

Sebelumnya KPK telah menetapkan dua tersangka lainnya, yaitu Muhammad Adami Okta dan Hardy Stefanus, keduanya adalah pegawai dari Fahmi. KPK menduga suap diberikan agar PT Merial Esa Indonesia menjadi pemenang tender pengadaan satelit monitoring di Bakamla. (jm/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.