Selasa, 29 September 2020

Berpotensi Konflik, ‘Cap Go Meh’ di Masjid Agung Jawa Tengah Dibatalkan

Berpotensi Konflik, ‘Cap Go Meh’ di Masjid Agung Jawa Tengah Dibatalkan

Semarang, Swamedium.com — Perayaan ‘Cap Go Meh’ yang rencananya digelar di halaman Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) pada 19 Februari 2017 akhirnya dibatalkan. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Takmir MAJT, KH. Noor Achmad usai beraudiensi dengan sejumlah elemen umat Islam di kantor MAJT, Jl. Gajah Raya Semarang, Jumat (17/2).

“Dengan berat hati kami sampaikan acara jangan dilakukan di MAJT karena dihawatirkan akan terjadi pengerahan massa yang besar,” katanya dalam audiensi yang juga dihadiri oleh panitia perayaan Cap Go Meh.

Selain permintaan dari ormas Islam, keputusan tersebut diambila setelah mendengar masukan dari Ketua Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung, Hasan Toha Putra. Hasan menilai, jika Cap Go Meh digelar di MAJT berpotensi memicu konflik antar umat beragama.

“Ini adalah momentum momentum yang tidak tepat dan saya melihat potensi konflik umat,” ujar Hasan.

Menurutnya, saat ini perasaan umat Islam dalam keadaan sakit. Untuk itu, ia mengimbau semua pihak untuk saling menjaga perasaan.

“Hati umat sedang sakit, kita harus menjaga perasaan umat,” pungkasnya. (ls)

Foto: jurnis

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.