Kamis, 01 Oktober 2020

Chappy Hakim mundur sebagai Presdir Freeport

Jakarta, Swamedium.com — PT Freeport Indonesia (PT FI) mengumumkan pengunduran diri Chappy Hakim dari jabatannya sebagai presiden direktur dan selanjutnya kembali ke posisinya semula sebagai penasihat perusahaan.

“Adalah kehormatan bagi saya untuk menjabat sebagai Presiden Direktur Freeport Indonesia dan saya menaruh hormat pada perusahaan dan anggota-anggota timnya yang berbakat. Menjabat sebagai presiden direktur memerlukan komitmen waktu yang luar biasa, saya telah memutuskan bahwa demi kepentingan terbaik bagi Freeport dan keluarga saya, saya mengundurkan diri dari tugas-tugas saya sebagai presiden direktur dan melanjutkan dukungan saya kepada perusahaan sebagai penasihat,” kata Chappy dalam siaran pers yang diterima redaksi swamedium.com, Sabtu (18/2).

Dalam rilis tersebut, Chief Executive Officer dan President Freeport-McMoRan Inc, selaku induk PT FI, Richard C Adkerson menyampaikan terima kasih kepada Chappy atas sumbangsihnya selama ini.

“Kami memahami bahwa ini adalah keputusan yang sulit dibuat oleh Pak Chappy. Kami menyampaikan apresiasi atas jasa-jasa dan dukungan beliau terhadap perusahaan. Kami berharap untuk terus dapat menerima nasihat-nasihat dan saran-saran beliau,” katanya.

Chappy, baru saja ditunjuk sebagai Presdir PT FI pada November 2016 setelah sebelumnya menjabat penasihat senior PT FI sejak Agustus 2016.

Pengunduran Chappy dinilai cukup mendadak, pasalnya di saat yang sama sedang ada proses perubahan kontrak karya (KK) PT FI menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK). PT FI bersikeras rezim perpajakan bersifat tetap (nail down) dan saham divestasi tidak sebanyak 51 persen. Padahal, Undang-Undang mewajibkan rezim perpajakan mengikuti aturan yang berlaku (prevailing) dan porsi divestasi sebesar 51 persen.

Baca juga: Izin Ekspor Freeport Dan Amman Resmi Dikeluarkan Pemerintah

Sebelum pengunduran dirinya hari ini, pada 9 Februari 2017, Chappy sempat terlibat insiden dengan salah satu Anggota Komisi VII DPR usai rapat dengan komisi tersebut.

Pengunduran diri Presdir PT FI pernah juga terjadi sebelumnya yakni saat Presdir dipegang Maroef Sjamsoeddin. Maroef mengundurkan diri dari jabatannya pada Januari 2016

Saat itu, Maroef, yang juga mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara mundur saat terkuaknya skandal kasus “Papa Minta Saham.” (ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.