Rabu, 23 September 2020

Banjir Cipinang Melayu, Naomi Memilih Bertahan di Rumah

Banjir Cipinang Melayu, Naomi Memilih Bertahan di Rumah

Jakarta, Swamedium.com — Banjir melanda kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur masih belum surut. Banyak warga yang sudah mengungsi. Tapi, Naomi memilih bertahan di rumahnya yang bertingkat dua.

“Sejak banjir datang Minggu (19/2) kemarin, saya dan keluarga memilih bertahan di dalam rumah. Kami tinggal dan tidur di lantai dua,” kata Naomi kepada Swamedium, saat ditemui di lokasi, Senin (20/2).

Air di dalam rumah sudah setinggi lutut orang dewasa. Untuk aktifitas sehari-hari dilakukan di lantai dua bangunan rumahnya yang berada di RT 2, RW 4, Kelurahaan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Sebagai salah satu korban banjir, Naomi kecewa dengan sikap petugas posko pengungsian banjir. Pasalnya, ketika dia minta bantuan makanan, pihak posko tidak memberikan.

“Mereka beralasan, bantuan hanya untuk yang di darat (lokasi pengungsian). Untuk mereka yang masih tinggal di rumah, tidak ada bantuan,” kata Naomi.

Disebutkan, saat ini untuk pergi keluar mencari makanan, dia terpaksa mengandalkan perahu karet yang disediakan oleh petugas sabhara dan satpol pp.

Banjir yang melanda kawasan Cipinang Melayu ini disebabkan meluapnya Kali Sunter. Banjir sudah terjadi sejak Minggu (19/2) pagi. Minggu sore sempat surut, namun Senin pagi, air kembali tinggi di kawasan Cipinang Melayu, seiring hujan yang masih mengguyur Kota Jakarta. (yog)

Foto: Kampung Cipinang Melayu terendam hingga 1 meter. Warga ada yang bertahan (foto Yoga)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.