Wednesday, 26 February 2020

Dukung Muslim atas Diskriminasi Rezim Trump, Warga AS Memadati Times Square

Dukung Muslim atas Diskriminasi Rezim Trump, Warga AS Memadati Times Square

New York, Swamedium.com — Gerakan I am a Muslim too mengadakan aksi Today, I am a Muslim too di kawasan Times Square, Kota New York, Amerika Serikat (AS) pada Ahad (19/2) mulai pukul 12 PM (siang) waktu setempat (Senin, 20 Februari, pukul 00.00 WIB).

Today, I am a Muslim too merupakan Hari Solidaritas terhadap seluruh Muslim AS atas diskriminasi rezim Trump. Aksi yang mendukung persamaan dan toleransi bagi Muslim AS ini memenuhi Jalan 48th dan Jalan Broadway, berpusat di Times Square, Kota New York.

Gerakan ini didukung oleh Imam Shamsi Ali (tokoh Muslim New York asal Sulawesi, Indonesia), Russell Simmons (produser musik, ketua Foundation for Ethnic Understanding, FfEU), rabi Marc Schneier (tokoh yahudi, pendiri dan presiden FfEU), Daisy Khan (direktur eksekutif Women’s Islamic Iniative for Spirituality and Equality, WISE), Linda Sarsour (aktivis AS berkebangsaan Palestina, direktur eksekutif Arab American Association of New York), dan tokoh-tokoh yang lainnya.

“Kita berada di sini untuk melakukan perubahan dan menggiatkan persatuan,” ujar Russell Simmons yang memiliki nickname uncle Rush.

Linda Sarsour yang lahir dan besar di Brooklyn, New York, mengungkapkan kebanggaannya sebagai seorang Muslim. Ia tidak menyesal menjadi Muslim. Ia mengajak seluruh warga New York agar mendukung dan hidup bersama para Muslim.

Linda menyatakan ketidaktakutannya karena ketakutan hanyalah pilihan, dan meminta mereka agar memilih keberanian. Ia berkomitmen di hadapan hadirin bahwa ia akan tetap menyuarakan aspirasinya kapan pun dan di mana saja.

Sanford Rubenstein, pengacara New York, mengatakan dalam pidatonya, “Hari ini kita semua adalah Muslim. Hak-hak para imigran merupakan suatu persoalan hak sipil yang penting pada era ini. Tetap semangat!”

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.