Rabu, 23 September 2020

Irman Gusman Dinyatakan Bersalah, Vonis Hakim 4 Tahun 6 Bulan

Irman Gusman Dinyatakan Bersalah, Vonis Hakim 4 Tahun 6 Bulan

Jakarta, Swamedium.com — Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (20/2) menjatuhkan hukuman 4 tahun 6 bulan penjara kepada Irman Gusman. Selain itu, mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah itu juga dicabut hak politiknya.

Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa. Dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK, Irman dituntut 7 tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta.

“Menyatakan terdakwa Irman Gusman terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan alternatif pertama. Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Irman Gusman selama 4 tahun dan 6 bulan,” kata Ketua Majelis Hakim Nawawi Pamolango dalam sidang pembacaan putusan, Senin.

Majelis hakim yang terdiri atas Nawawi Pamolango, Jhon Halasan Butarbutar, Franky Tambuwun, Ansyori Syaifuddin dan Muhammad Idris Muhammad menilai, Irman terbukti menerima Rp100 juta dari pemilik CV Semesta Berjaya, Xaveriandy Sutanto dan Memi.

Sementara soal pencabutan hak politik Irman, berdasarkan dakwaan alternatif pertama dari pasal 12 huruf b No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Menetapkan mencabut hak terdakwa Irman Gusman untuk dipilih dalam jabatan publik selama 3 tahun terhitung terdakwa Irman Gusman selesai menjalani pidana pokok,” tambah Nawawi.

Kasus ini bermula saat pemilik CV Semesta Berjaya, Memi datang ke rumah Irman 21 Juli 2016. Memi minta bantuan Irman untuk mendorong Perum Bulog Divre Sumbar mau memberikan izin pasokan gula sebanyak 3.000 ton ke perusahaannya.

Irman bersedia membantu dengan meminta “fee” Rp300 per kg atas gula impor Perum Bulog yang akan diperoleh CV Semesta Berjaya dan akhirnya disepakati oleh Memi. selanjutnya Memi melaporkan kepada suaminya, Xaveriandy Sutanto.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.