Minggu, 13 September 2020

KPK Dalami Kasus Dugaan Suap di Kementerian PUPR

KPK Dalami Kasus Dugaan Suap di Kementerian PUPR

Jakarta, Swamedium.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Staf Administrasi Anggota DPR RI Fraksi PKB Musa Zainuddin Mutakin terkait kasus suap proyek jalan di Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, keterangan Musa diperlukan untuk melengkapi berkas perkara politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yudi Widiana Adia.

“Yang bersangkutan akan menjadi saksi tersangka Yudi Widiana Adia (YWA),” ujar Febri saat dikonfirmasi, Senin (20/2).

Penyidik KPK juga memeriksa Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR yang juga mantan Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR dari tahun 2015- Mei 2016, Subagiono.

“Yang bersangkutan juga diperiksa sebagai saksi Yudi Widiana Adia,” ucap Febri.

Yudi bersama Musa telah dinaikkan statusnya sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah itu. Penetapan ini merupakan pengembangan dari delapan orang tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan di Kementerian PUPR ini.

Mereka yakni, Damayanti Wisnu Putranti dari Fraksi PDIP, Budi Supriyanto dari Fraksi Golkar dan Andi Taufan Tiro dari Fraksi PAN. Ketiganya diduga menerima fee hingga miliaran rupiah dari Direktur PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir.

Sementara tersangka lainnya yakni, Komisaris PT Cahaya Mas, Sok Kok Seng alias Aseng, Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara, Amran HI Mustary, Abdul Khoir serta dua rekan Damayanti, Dessy A. Edwin dan Julia Prasetyarini. (jm)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.