Wednesday, 19 February 2020

Negosiasi Buntu, CEO Freeport beri Pernyataan Sikap

Negosiasi Buntu, CEO Freeport beri Pernyataan Sikap

Jakarta, Swamedium.com — Terkait gonjang-ganjing yang terjadi antara PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan Pemerintah Indonesia terkait Kontrak Karya membuat President dan CEO Freeport McMoRan Inc, Richard C Adkerson, Senin pagi (20/2) melakukan konferensi pers di Hotel Fairmont, Jakarta, untuk menjelaskan berbagai isu mengenai kelanjutan investasi Freeport di Indonesia.

Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dihadiri oleh Chappy Hakim yang baru saja mengundurkan diri dari posisi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia.

Dalam acara ini, Richard memberikan pernyataan selama kurang lebih 30 menit untuk menyatakan sikap terhadap buntunya negosiasi dengan pemerintah Indonesia saat ini. Berikut pernyataan lengkap Richard:

Selama lebih dari lima tahun, PT Freeport Indonesia (PTFI) telah secara konsisten melakukan upaya itikad baik untuk selalu tanggap terhadap perubahan hukum dan peraturan pemerintah Indonesia, beberapa diantaranya membawa dampak negatif terhadap operasi kami di tambang Grasberg, Papua.

Saya telah berada di Jakarta selama beberapa hari untuk menangani berbagai permasalahan yang saat ini dihadapi Perusahaan sehubungan dengan diterbitkannya peraturan-peraturan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terkait ekspor konsentrat. Bersama tim manajemen kami dan beberapa tokoh masyarakat setempat, kami terus bekerja sama untuk melindungi kepentingan Perusahaan dan semua pemangku kepentingan, termasuk karyawan kami yang berharga.

Meskipun UU Pertambangan Mineral dan Batubara 2009 menyatakan bahwa Kontrak Karya tetap sah berlaku selama jangka waktunya, Pemerintah meminta agar Freeport mengakhiri Kontrak Karya 1991 agar memperoleh suatu ijin operasi yang tidak pasti dan persetujuan ekspor jangka pendek.

Kami tidak dapat melepaskan hak-hak hukum yang diberikan oleh Kontrak Karya yang merupakan dasar dari kestabilan dan perlindungan jangka panjang bagi Perusahaan kami dan vital terhadap kepentingan jangka panjang para pekerja dan para pemegang saham kami. Kepastian hukum dan fiskal sangat penting bagi PTFI untuk melakukan investasi modal skala besar berjangka panjang yang diperlukan untuk mengembangkan cadangan kami di lokasi terpencil operasi kami di Papua.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.