Kamis, 24 September 2020

Beban Berat Kemanusiaan di Mosul Bagian Barat

Beban Berat Kemanusiaan di Mosul Bagian Barat

Mosul, Swamedium.com — Warga Irak di wilayah barat Mosul telantar dan terjebak selama perang berlangsung. Kondisi mereka semakin pelik seiring berjalannya waktu serta gencarnya serangan tentara Irak untuk mengambil alih wilayah itu.

Organisasi-organisasi kemanusiaan berkejaran dengan waktu untuk menyiapkan segala sesuatu apabila ratusan ribu warga sipil melakukan eksodus dari Mosul, Irak.

Angkatan bersenjata Irak meningkatkan serangan ke wilayah barat Mosul untuk mengambil alih Kota itu dari negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria, ISIS). Tindakan itu telah menggugah sejumlah organisasi kemanusiaan untuk segera memberikan bantuan bagi warga sipil di sana.

Perkemahan darurat didirikan di sembilan kota. Makanan dan kebutuhan dasar yang lain disediakan untuk 400.000 warga Irak yang mungkin akan mengungsi dari Mosul.

“Perhatian paling utama ialah kemungkinan kita akan mendapati kedatangan besar-besaran warga sipil yang telantar,” kata Hala Jaber, juru bicara the International Organization for Migration (IOM).

Menurut UNHCR, tempat-tempat yang dapat menampung setidaknya 60.000 orang di wilayah timur dan selatan Mosul sudah tersedia. Akan tetapi, beberapa kelengkapan, seperti toilet dan kamar mandi umum serta anggota keamanan, masih belum siap. Biasanya, persiapan itu memerlukan waktu selama enam pekan.

Sejak serangan dilancarkan pada 17 Oktober 2016, lebih dari 217.000 orang di Mosul sebelah timur telantar. Angkatan bersenjata Irak baru mengambil alih Mosul timur itu sebulan yang lalu, sedangkan organisasi-organisasi kemanusiaan telah lebih dahulu memberikan bantuan di sana. Sebanyak 57.000 warga telah pulang ke rumah masing-masing.

Sementara itu, pertempuran untuk merebut Mosul barat (yang warganya berjumlah sekitar 800.000) mungkin akan lebih sengit dan menantang. Alasannya, kendaraan-kendaraan tempur tidak dapat melewati jalanan-jalanan kecil yang sempit di permukiman padat di sana, kata seorang komandan Irak.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.