Wednesday, 19 February 2020

Lindsay Lohan Menjadi Korban Pelecehan Rasial di Bandara Heathrow

Lindsay Lohan Menjadi Korban Pelecehan Rasial di Bandara Heathrow

London, Swamedium.com — Lindsay Lohan mendapatkan perlakuan tidak pantas di bandar udara (bandara) Heathrow, London, Inggris, baru-baru ini.

Saat diwawancarai di program Good Morning Britain ITV, Lindsay (30) bercerita dirinya diminta untuk melepaskan penutup kepalanya oleh staf keamanan bandara Heathrow, London, ketika sedang transit pulang ke New York dari Turki.

“Aku mengenakan sebuah penutup kepala, lalu diberhentikan di bandara dan digambarkan secara rasial pertama kali seumur hidupku,” ungkapnya.

“Ia (petugas keamanan wanita) membuka pasporku, melihat ‘Lindsay Lohan’, dan tiba-tiba mulai meminta maaf, tetapi kemudian berkata, ‘Tolong lepaskan penutup kepala Anda,'” jelas Lindsay menceritakan kronologi peristiwa tersebut.

Lindsay merelakan kejadian itu, tetapi justru ia takut karena intervensi seperti itu mungkin ditujukan kepada yang lainnya.

“Bagaimana perasaan perempuan lain yang tidak rela untuk melepaskan penutup kepalanya?” kata aktris dan penyanyi AS yang sedang mempelajari Islam ini.

Pewawancara dalam program TV tersebut, Susanna Reid, bertanya apakah insiden itu menakutinya. Lindsay mengiakannya. “Aku berasal dari New York. Aku lahir dan besar di sana, jadi aku sedikit terintimidasi (saat diperlakukan seperti itu).”

Hingga saat ini, Lindsay Lohan masih belum memutuskan apakah ia akan memeluk Islam atau tidak, meskipun ia telah mempelajari Islam dan memiliki Alquran.

“Sebagai penghormatan kepada negara-negara tertentu yang aku kunjungi, aku merasa lebih nyaman berperilaku seperti yang dilakukan oleh wanita yang lain (selama berada di sana). Itu persis merupakan suatu persoalan kehormatan diri bagiku.” (ais)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.