Senin, 14 September 2020

MUI: Jangan Ada Penilaian Polri Cari Kesalahan Bachtiar Nasir

MUI: Jangan Ada Penilaian Polri Cari Kesalahan Bachtiar Nasir

Foto: Ustadz Bachtiar Nasir. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) ‎berharap kepolisian dapat menjelaskan secara transparan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Ustadz Bachtiar Nasir sebagai Pimpinan Yayasan Keadilan untuk Semua (Justice for All), sehingga tidak menimbulkan dugaan yang keliru di kalangan masyarakat.

“Kepolisian juga harus berhati-hati dalam menangani kasus ini, jangan sampai ada penilaian bahwa polisi terlalu mencari-cari masalah dan prematur dalam menetapkan status hukum kepada pelakunya. Sehingga ada kesan polisi bekerja tidak independen, tidak adil dan tebang pilih,” ujar Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/2).

Zainut membandingkan ‎terhadap kasus pelanggaran-pelanggaran hukum yang sudah jelas dan didukung oleh alat bukti yang cukup polisi ragu untuk menindak-lanjuti.  Sementara terhadap kasus yang alat buktinya masih sumir polisi begitu cepat menetapkan tersangka kepada pelakunya.

“Hal ini dikhawatirkan dapat menurunkan kredibilitas dan kepercayaan publik kepada polisi,” katanya.

Menurut dia, ‎seharusnya ditengah situasi dan kondisi dimana rakyat sangat sensitif karena merasa ada perlakuan yang tidak adil, adanya ketimpangan dan kesenjangan sosial-ekonomi yang sangat tajam, jangan ada tindakan yang dilakukan oleh pejabat atau aparat yang justru membuat rakyat semakin tersinggung.

“Karena hal tersebut dapat memicu konflik dan kegaduhan,” tuturnya.

Disisi lain, Zainut juga meminta Ustdaz Bachtiar Nasir harus menyampaikan secara terbuka kepada umat terkait dana yang diterima termasuk penggunaannya dan kepada pihak mana saja dana tersebut di tasarufkannya, sehingga tidak menimbulkan fitnah dan prasangka yang tidak baik.

MUI tidak mengetahui seluk beluk urusan dana tersebut karena memang sejak dari awal MUI menyatakan bahwa GNPF MUI bukan bagian dari MUI dan tidak ada hubungan dengan MUI baik organisatoris maupun bentuk kerjasana apa pun.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.