Jumat, 25 September 2020

Siswa Sekolah Tolak Jadi Target Industri Rokok

Jakarta, Swamedium.com — Sejumlah siswa dan siswi dari berbagai sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas menggelar aksi unjuk rasa “Tolak Jadi Target” industri rokok. Unjuk rasa ini di gelar di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Sabtu (25/2).

“Hari ini sebanyak 300 siswa dari kabupaten Bogor, Tangerang Selatan dan Bekasi menunjukkan fakta-fakta dan bukti bahwa industri rokok telah menjadi mereka sebagai target perokok pemula, kami menolak itu,” jelas Lisda Sundari, ketua Yayasan Lentera Anak, dari lokasi aksi, Sabtu (24/2).

Lisda mengutarakan, Yayasan Lentera Anak bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Pendidikan di lima kota sudah melakukan pendampingan di sekolah-sekolah. Salah satu yang mendasari kegiatan ini adalah adanya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 64 Tahun 2015 yang mengatur lingkungan sekolah harus bebas dari iklan dan promosi rokok.

“Kegiatan hari ini bukan kali ini saja. Ada survei tahun 2015 bahwa 85% sekolah-sekolah kami dikelilingi iklan-iklan rokok. Mereka menempelkan iklannya di warung, di pohon di sekitar sekolah,” ucapnya.

Pada aksi tersebut, para siswa dan siswi membawa spanduk, banner iklan rokok yang berhasil mereka turunkan dari lingkungan sekitar sekolah mereka.

“Hari ini mereka membawa sebanyak 120 lebih iklan rokok yang berhasil mereka turunkan. Hal ini akan terus mereka lanjutkan. Total ada 90 sekolah di lima kota dengan jumlah siswa sekitar 2700 siswa yang terlibat,” tandas Lisda.

“Aksi hari ini ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa sekolah telah menjadi target industri rokok,” tambahnya.

Aksi yang dikawal sejumlah aparat kepolisian ini masih berlangsung hingga berita ini diturunkan. (yog/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.