Kamis, 03 Desember 2020

DPRD DKI Tagih Janji Mendagri Terkait Penonaktifan Ahok

DPRD DKI Tagih Janji Mendagri Terkait Penonaktifan Ahok

Jakarta, Swamedium.com — Terkait keputusan Mendagri yang mengaktifkan kembali Ahok menjabat Gubernur DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menegaskan, akan terus melakukan aksi boikot.

“Kemendagri belum ngasih surat ke kita loh, bahwa ini (Ahok) aktif lagi. Itu belum, ke DPRD itu belum,” kata Taufik di Gedung DPRD, Jakarta (27/2).

Dirinya mengakui, bahwa pihaknya masih menunggu sebagaimana yang di janjikan Mendagri akan memberikan surat pemberitahuan aktifnya ahok ke DPRD mengenai keputusan Mendagri mengaktifkan kembali Ahok menjabat Gubernur DKI Jakarta, akan tetapi pada kenyataannya surat tersebut belum sampai ke tangan DPRD DKI Jakarta.

“Kita kan dengar Plt (pelaksana tugas) ngomong, Mendagri ngomong. Waktu pertama terdakwa itu, dia bilang, Masa sih ketika orang nonaktif, cuti kan nonaktif, diberhentikan. Tunggulah sampai habis masa cuti.’ Ya kita nagih itu saja dulu,” ujarnya.

Ia menuturkan, surat pemberitahuaan aktif kembali Ahok sangat penting karena hal itu bisa di jadikan acuan hukum sekaligus juga bentuk pertanggung jawaban atas semua keputusan Ahok yang di ambil saat kembali menjabat Gubernur DKI Jakarta.

“Supaya ada yang tanggung jawab. Kalau suatu saat Ahok salah, keputusan diambil dalam proses jadi tidak sah,” tegasnya.

Walaupun seperti itu, ia tetap meminta kepada Mendagri agar segera mencopot Ahok dari Gubernur DKI Jakarta karena statusnya sebagai terdakwa.

“Kita dengar dari Prof Ramli, Mahfud MD, Margarito yang pengetahuan hukumnya tidak diragukan. Mereka semua bilang Ahok (harus) di nonaktifkan. Kenapa tidak dinonaktifkan? Kan sederhana,” pungkasnya. (JM)

Foto: ist

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.