Sunday, 23 February 2020

Prof Jimly: KY Harus diberi Peran Lebih

Prof Jimly: KY Harus diberi Peran Lebih

Foto: Prof. Jimly Asshiddiqie. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Terkait Konvensi Nasional Berbangsa yang akan diadakan bulan Mei mendatang, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Prof Jimly Asshiddiqie mempunyai usulan untuk dibahas di Konvensi Nasional yakni, penguatan peran Komisi Yudisial (KY) sebagai dewan pengawas penyelenggara negara.

“MPR, KY dan DKPP akan mengadakan konvensi nasional berbangsa, sekaligus sosialisasi TAP MPR tentang Kehidupan Berbangsa. Serta menggagas sistem etika bernegara yang lebih komprehensif di masa depan,” kata Prof Jimly di Gedung KY, Jalan Raya Kramat, Jakarta Pusat (27/2).

Beliau menuturkan, perlu adanya sebuah sistem pengawasan yang terintegrasi terhadap lembaga negara dan penyelenggara negara.

“Begitu juga lingkungan organisasi profesi dan ormas. Tetapi integrasi menjadi satu kesatuan sistem, ini belum dilakukan. Maka kita gagas hal demikian, untuk kepentingan memperkuat sehingga kemajuan keberadaan bangsa kita tidak hanya mengandalkan dukungan hukum tetapi juga etika,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa KY merupakan lembaga yang diakui konstitusi dan semua pintu masuk gagasan dimulai dari KY sebagai lembaga pengawasan.

“Kita bayangkan KY ini perlu diberi amanat lebih luas, bukan hanya menangani etika hakim tapi juga etika penyelenggara seluruhnya. Meski tidak perlu teknis terlibat langsung, karena sistem etik bekerja desentralisasi di masing-masing institusi,” ujar Jimly.

“KY harus diberi amanat supaya sistem etika terintergersi. Sedangkan fungsi teknis mengadili etik hanya khusus hakim, kalau diperluas hanya sampai penegak hukum. Sedang yang lain hanya fungsi pembinaan atau koordinasi aja,” tukasnya. (JM)

Editor: luckysubiakto

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.