Monday, 30 March 2020

DPRD DKI: Putaran Kedua Pilkada DKI, Ahok-Djarot Harus Cuti

DPRD DKI: Putaran Kedua Pilkada DKI, Ahok-Djarot Harus Cuti

Foto: Wakil Ketua DPRD DKI Mohammad Taufik. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Wakil ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik mengingatkan kepada Paslon Ahok-djarot untuk segara mengambil cuti kampanye agar saat pelaksanaan pilkada pada putaran ke dua berjalan fair.

“Kalau ada kampanye ya mesti cuti dong. Undang-undang mengaturnya begitu,” ujar Taufik di Posko Pemenangan Anies-Sandi, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat (27/2).

Ia menilai, kalau seorang gubernur petahana tidak mengambil cuti saat kampanye saat Pilgub putaran ke dua berpotensi memanfaatkan jabatan dan fasilitas Negara untuk kepentingan Pilkada DKI.

“Mari tarung yang secara fair, supaya adil (petahana) harus cuti. Saya juga heran, dari awal dia (Ahok) udah ngotot enggak mau cuti sampai mohon-mohon ke MK. Kalau enggak mau cuti kita tahu maunya orang ini apa. Pasti mau memanfaatkan jabatan gubernur dan wakil gubernur untuk kepentingan kampanye,” kata Taufik.

Taufik melanjutkan, apabila Paslon nomor dua tidak juga mengambil cuti kampanye, dikhawatirkan ada kecenderungan pasangan petahana sengaja ingin memanfaatkan jabatannya demi mempertahankan kursi DKI-1.

“Jangan sampai karena takut kehilangan kekuasaan, jabatan dari rakyat itu disalahgunakan. Janganlah,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, bahwasanya sekarang warga Jakarta sudah cerdas untuk menentukan pilihannya dan warga Jakarta juga sudah pintar menilai kelayakan gubernur petahana DKI sekarang.

“Kalau tetap ngotot, biar nanti warga yang menilai. Warga DKI sudah cerdas. Kalau kita perhatikan, pemanfaatan fasilitas negara kita nggak bisa membedakan dia berkampanye atau sedang menjalankan tugas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mendagri mengatakan
jika Ahok tidak perlu cuti apabila kampanye putaran dua berlangsung tertutup. (JM)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.