Wednesday, 24 April 2019

Kakorlantas: Di Jalur Mudik Masih Banyak ditemukan Jalan Rusak

Kakorlantas: Di Jalur Mudik Masih Banyak ditemukan Jalan Rusak

Jakarta, Swamedium.com–Dari siaran pers Korlantas Polri, disebutkan bahwa kerusakan sejumlah ruas jalan Jalur Selatan Jawa dan Pantura di Jawa Barat dan Jawa Tengah ditemukan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Royke Lumowa bersama sejumlah instansi terkait saat mensurvei jalan di Jalur Selatan Jawa dan Pantura pada Kamis (23/2) dan Jumat (24/2).

Kerusakan jalan ditemukan juga di wilayah perbatasan Jawa Tengah yakni di Majenang dan Cilacap.

“Terjadi kerusakan jalan hingga kurang lebih 15 kilometer, menyambung hingga ke Banyumas, Purwokerto. Walaupun sebenarnya di Banyumas, kondisi jalan cukup layak,” kata Irjen Royke, Sabtu (25/2).

Pihaknya juga mensurvei jalan yang menghubungkan Ajibarang – Bumiayu, Brebes (Ketanggungan dan Songgom) serta Tegal (Prupuk dan Slawi).

“Mulai dari perbatasan kota Purwokerto sampai ke pertigaan Songgom – Prupuk itu terjadi kerusakan cukup parah, delapan puluh persen jalannya rusak, kurang lebih panjang 40 kilometer,” katanya.

Menurutnya sejumlah ruas jalan tersebut sedang diperbaiki oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

“Diperkirakan dalam dua bulan bisa selesai. Tapi mungkin butuh dukungan untuk kendaraan-kendaraan berat di atas delapan ton agar jangan melewati kota Prupuk itu sehingga tidak mengganggu pekerjaan jalan,” katanya lagi.

Jalur Pejagan (Brebes) hingga Purwokerto (Banyumas) dan arah sebaliknya direncanakan untuk dilarang dilintasi oleh kendaraan bermuatan berat dengan kapasitas di atas delapan ton demi mempercepat perbaikan jalan dan pembangunan empat flyover di Brebes dan Tegal.

Menurutnya pekerjaan perbaikan jalan ini ditargetkan akan selesai pada maksimal satu bulan sebelum Lebaran 2017 sehingga para pemudik bisa pulang kampung dengan nyaman.

“Ini sangat rawan dan sangat vital. Harus selesai satu bulan sebelum arus mudik. Dimohon kepada masyarakat tentunya, dalam tahap perbaikan jalan di Prupuk itu, mohon kesabarannya. Kalau ada pengalihan-pengalihan arus, agar masyarakat menaati semua rambu-rambu atau petunjuk-petunjuk petugas di lapangan,” ujarnya. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)