Kamis, 24 September 2020

Kuasa Hukum Ahok Tidak Ajukan Pertanyaan Atas Kesaksian Habib Rizieq

Kuasa Hukum Ahok Tidak Ajukan Pertanyaan Atas Kesaksian Habib Rizieq

Jakarta, Swamedium.com — Kesaksian yang diberikan oleh Imam besar Habib Rizieq Syihab sebagai saksi ahli agama dalam sidang lanjutan kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok yang digelar di auditorium Kementan,Jl. RM. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (28/2), tidak mendapatkan tanggapan pertanyaan dari kuasa hukum terdakwa.

Tim kuasa Ahok tidak dapat mengajukan pertanyaan kepada Habib Rizieq yang telah memberikan kesaksiannya. Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu hanya mendapatkan pertanyaan dari majelis hakim dan jaksa.

“Tidak ada,” ujar salah seorang penasihat hukum Ahok menjawab pertanyaan majelis hakim adakah pertanyaan untuk saksi ahli agama.

Imam besar Habib Rizieq secara tegas menyatakan di dalam persidangan bahwa Ahok memang melakukan perbuatan menistakan agama dengan memperolok-olok Surat Al-Maidah ayat 51.

Ahok juga disebutkan oleh Habib Rizieq menggunakan Ayat Alquran untuk kepentingan Pilkada sebagai jalan untuk merengkuh kekuasaan di DKI Jakarta.

“Tidak hanya alat kebohongan, tapi sumber kebohongan. Ini yang kita nyatakan sebagai penodaan agama,” tegas Habib Rizieq.

Ahok juga secara jelas dalam pidatonya di Kepulauan Seribu, menyinggung Surat Al-Maidah ayat 51 dengan kalimat ‘dibohongi’. Dan sebelumnya, Ahok juga kerap memperolok Surat Al-Maidah dalam berbagai kesempatan.

“Ada lagi rekaman pernyataan terdakwa dalam rapat Pemprov. DKI Jakarta yang lagi heboh sekarang di tengah masyarakat dengan lelucon, yaitu mengusulkan membuat WiFi milik Pemprov. DKI bernama Al-Maidah dengan password kafir,” ungkap Imam besar.

Sebagaimana diketahui, sidang kasus penistaan agama ini sudah memasuki sidang kedua belas. Sebuah proses yang panjang, tetapi hakim belum memutuskan Ahok bersalah. Padahal, berbagai bukti dan keterangan saksi ahli yang dihadirkan telah memberatkan Ahok dalam persidangan. (JM)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.